Home / Kalbar

Rabu, 14 Juni 2017 - 02:47 WIB

PDI Perjuangan Kalbar Desak Bubarkan Ormas Radikal

ilustrasi.  (Int) 

Pontianak, Landak News – Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Provinsi Kalimantan Barat menyatakan dengan tegas menolak berbagai ormas yang menganut paham radikal dan dapat merusak Pancasila serta keutuhan NKRI.

“Hal ini kami lakukan berdasarkan keputusan Rakernas II PDI Perjuangan di Bali pada 20 sampai 21 Mei 2017 di Denpasar, dan hasil pertemuan pada peringatan haul Bung Karno di Blitar pada 6 Juni 2017, serta menyikapi perkembangan nasional akhir akhir ini,” kata Sekretaris DPD PDI Perjuangan Kalbar, M Kebing, saat menggelar KonfErensi Pers di Pontianak, Selasa.

Hasil Rakernas II PDI Perjuangan itu, kata Kebing akan diperluas dengan DPC partai se-Kalimantan Barat pada 11 Juni 2017 di Ngabang dengan agenda menyikapi faham intoleransi dan radikalisme yang berkembang akhir-akhir ini, khususnya di Kalimantan Barat dan pada umumnya di Indonesia.

Baca juga  14,6 Kg Sabu Asal Malaysia Digagalkan Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Batalyon Infanteri 642/Kapuas

Dalam rapat itu, membahas tentang keteguhan PDI Perjuangan Kalbar untuk membela NKRI sesuai dengan instruksi Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarno Putri pada peringatan Haul Bung Karno dalam rangka bulan Bung Karno di Blitar, yang dituangkan dalam bentuk pernyataan sikap dan rekomendasi DPD dan DPC PDI Perjuangan se-Kalbar.

“Terkait hasil rapat pleno tersebut, PDI Perjuangan Kalbar mengeluarkan sikap mendukung kebijakan pemerintah Republik Indonesia yang telah membubarkan organisasi yang berfaham intoleransi dan radikalisme seperti HTI,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Wakil Ketua Bidang Organsiasi DPD PDI Perjuangan Kalbar, Thomas Alexander menambahkan, PDI Perjuangan Kalbar juga mendesak pemerintah untuk membubarkan organisasi yang berpaham intoleransi dan radikalisme lainnya.

Baca juga  Hindari Kesalahan Data, Kodam XII/Tanjungpura Lakukan Pemutakhiran dan Bimbingan Teknis Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran

“Kami juga mendukung sikap ketua umum PDI Perjuangan untuk tetap komit terhadap ideologi pancasila dan tetap eksis mempertahankan NKRI, UUD 1945, dan Bhineka Tunggal Ika. Mendukung keberadaan Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) yang dibentuk oleh Presiden Republik Indonesia,” katanya.

PDI Perjuangan Kalbar juga meminta kepada pemerintah untuk memasukkan kembali pendidikan nilai-nilai Pancasila ke dalam kurikulum sistem pendidikan nasional di semua jenjang pendidikan. (Ant)

 

Share :

Baca Juga

Kalbar

Lakalantas di Jalan Trans Kalimantan, Karolin Turun Bantu Urai Kemacetan

Kalbar

Panwaslu Sambas libatkan perguruan tinggi untuk pengawasan partisipatif

Kalbar

Cagub Karolin dan Paslon Pilwako Harry-Yandi Meriahkan Perayaan Waisak

Kalbar

Karolin : Sinergisitas Antar Pemerintah  Merupakan Kunci Dalam Membangun Kalimantan Barat

Kalbar

Jasa Raharja Kalbar Pasang 105 Baliho Imbauan

Kalbar

Cornelis: Satu Dibuka, Dua Dicoblos Tiga Ditutup

Kalbar

Pengundian Nomor Urut, Milton No 1, Karolin No 2, Dan Sutarmidji No 3

Kalbar

Hadiri Musrenbang Provinsi Kalbar, Ini Masukan Cornelis
error: Content is protected !!