Home / Kalbar

Selasa, 27 Juni 2017 - 14:36 WIB

Thambunesia Pemain Sape’ Asal Sintang Kalbar

PONTIANAK, LANDAK NEWS – Sape’ adalah alat musik tradisional yang banyak digemari oleh masyarakat Indonesia maupun luar.

Sape’ itu sendiri terbuat dari bahan kayu.
Thambunesia yang bernama asli Felix Ivan Thambun, adalah salah satu pembuat sape’ kelahiran Nanga Tahai Kabupaten Sintang Kalimantan Barat, 25 Juli 1987. Thambunesia mulai membuat sape’ sejak tahun 2013.

Berawal dari kegemaran bermain sape’, hingga rasa penasaran muncul untuk membuat sape’.

Ia pun mulai belajar membuat sape’ hingga sekarang dan karya sape’ nya sudah dipasarkan hingga ke luar Negri seperti Malaysia dan Brunei.

Satu buah sape’ biasanya dibuat dalam waktu kurang lebih dua minggu.

Baca juga  Dengan Semangat Anggota Polsek Kuala Behe, Bersama Masyarakat Mendukung HUT RI Yang Ke 73

“Untuk lamanya pembuatan tergantung design. Semakin rumit maka semakin lama waktu yang diperlukan,” tutur Thambunesia, Selasa (27/6/2017) di Pontianak.

Menurutnya, kerumitan sering dialami ketika mengukir motif yang ukurannya kecil dan detail.

Sape’ is making friends, merupakan istilah yang Thambun tanamkan dalam karyanya.

“Jadi melalui sape’, saya dapat membangun relasi kemana saja dengan pelanggan hingga akhirnya karya saya bisa sampai ke Negeri Jiran dan bisa manggung disana,”ujar Thambunesia yang biasa dipanggil Thamb oleh teman –temannya.

Dia berharap alat musik sape’ dapat dilestarikan dan dikenal oleh seluruh lapisan masyarakat dunia dan sape’ bisa dijadikan salah satu alat musik nasional di Indonesia seperti halnya di Malaysia.

Baca juga  Ikhtisar Cuaca Kalimantan Barat Tanggal 23-24 April 2024

Selain pembuat sape, Thambunesia juga pemain sape’ yang handal dan sudah meluncurkan dua album, yaitu album pertama berjudul “ Restore Our Forest “ dan album kedua berjudul “ Homesickness “.

“Saya juga merancang minikonser untuk album keduanya di beberapa kota di Indonesia yang akan diadakan pada tahun ini,” terangnya. (Teodorus Kurniawan)

Share :

Baca Juga

Kalbar

Guru 14 Kabupaten Kota di Kalbar Bersaing Ke Istana

Kalbar

Dana Desa Di Kalbar Naik Rp1,6 Triliun

Kalbar

Jelajah Sepeda Nusantara 2018 Dimulai Dari Entikong

Kalbar

Panen Padi Darat Organik di Lahan Tanpa Bakar

Kalbar

Masyarakat Melawi Ingin Wujudkan Kalbar Hebat Bersama Karolin-Gidot

Kalbar

2 Pasien Covid-19 Meninggal Dunia di RSUD, Satu Orang dari Belitang Hulu

Kalbar

Dooor !!!! Resmob Polda Kalbar Kembali Robohkan Dua Specialis Pencurian Gudang di Pontianak

Kalbar

Mengheboh Warga Tangkap Buaya Santi di Bika Kapuas Hulu
error: Content is protected !!