Home / Kalbar

Rabu, 5 Juli 2017 - 08:53 WIB

Tokoh Agama Kalbar Sabhan A Rasyid Berpulang

Tokoh Agama Kalbar, Ustadz Sabhan A Rasyid (67) meninggal dunia di kediamannya di Jalan Sekadau, No. 54 C Komplek Universitas Tanjungpura, Kecamatan Pontianak Tenggara, sekitar pukul 03.40 WIB, Selasa (Istimewa)

PONTIANAK, LANDAK NEWS – Tokoh Agama Kalbar, Ustadz Sabhan A Rasyid (67) meninggal dunia di kediamannya di Jalan Sekadau, No. 54 C Komplek Universitas Tanjungpura, Kecamatan Pontianak Tenggara, sekitar pukul 03.40 WIB, Selasa.

Muflihin (38) anak kandung almarhum di Pontianak mengatakan, pertama kali ayahnya mengeluhkan sakit tanggal 22 Mei, atas sakit yang diderita ayahnya, lantas keluarga langsung membawanya ke Rumah Sakit Untan Pontianak.

“Kemudian, 22 Mei beliau, tiba-tiba sesak nafas, jadi langsung kami bawa ke UGD Rumah Sakit Untan, yang hasil didiagnosa sakit jantung,” ungkapnya.

Tokoh agama Kalbar kelahiran 4 Desember 1950 (67 tahun) ini tutup usia dikarenakan penyakit penyakit jantung dan gangguan paru-paru.

Baca juga  Tinjau  Masjid Agung Kota  Juang Melawi, Gubernur Ria Norsan Harap Jadi Pusat Peradapan Umat

Ia menambahkan, karena pada saat itu Rumah Sakit Untan Pontianak tidak memiliki dokter spesialis jantung, almarhum langsung dirujuk ke rumah Rumah Sakit Umum Daerah Soedarso Pontianak.

“Di sana didiagnosa ulang, ternyata di paru-paru almarhum itu ada cairan, jadi paru-parunya terendam cairan, sesak napas juga batuk-batuk akhirnya dirawat inap sekitar 16 hari,” kata anak kedua almarhum tersebut.

Muflihin mengatakan, sekitar pertengahan bulan Ramadhan, almarhum dipulangkan ke rumah kediamannya namun tetap menggunakan alat bantu pernafasan, setelah beberapa hari kemudian penyakitnya kambuh kembali.

“Akhirnya keluarga sepakat membawanya berobat ke Rumah Sakit Normah di Kuching, 16 Juni. Semasa perawatan di Normah Medical Specialist Centre Kucing sempat masuk ICU dua kali, dan sempat dinyatakan pulih dan keluar dari rumah sakit tanggal 30 Juni 2017,” katanya.

Baca juga  Gubernur Pimpin Penandatanganan Perjanjian Kinerja Perangkat Daerah

Muflihin menambahkan, sampai malam tadi kondisi almarhum cukup segar. Tetapi sekitar pukul 03.00 WIB, almarhum bahkan sempat membangunkan istrinya untuk shalat tahajud.

“Setelah shalat tahajud, bapak mengeluhkan kakinya agak keram, jadi diurut oleh mamak hingga tertidur, ternyata saat tidur itulah beliau menghembuskan nafas terakhir,” katanya.

Ustad Sabhan A Rasyid meninggalkan satu istri, empat orang anak, dan enam orang cucu.

Almarhum merupakan ulama besar Kalbar, dan sebelum pensiun ia merupakan dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Untan. (Ant)

Share :

Baca Juga

Kalbar

DAD Dan Temenggung Se-Kalbar Deklarasikan Dukungan Untuk Karolin-Gidot

Kalbar

Karolin Akan Tata Dan Optimalkan Gawai Dayak Di Kalbar

Kalbar

Buka Gawai Nosu Minu Podi Sanggau, Cornelis : Wujud Menjaga Kebhinekaan

Kalbar

Ditreskrimum Polda Kalbar, Berhasil Ungkap Praktek Illegal TPPO

Kalbar

Komitmen Adik Ipar Norsan Bulat, Siap Memenangkan Karolin-Gidot

Kalbar

Kapolsek Mandor Hadiri Latihan Pra Operasi Bina Karuna Kapuas 2019 di Polres Landak

Kalbar

LAKI Sesalkan Paslon Tidak Hadir Kegiatan Dari KPK

Kalbar

Tokoh Madura Kubu Raya Siap Menangkan Karolin-Gidot
error: Content is protected !!