Home / Pemda Landak

Selasa, 12 September 2017 - 21:52 WIB

Kontribusi Pajak Sarang Walet Untuk Pemda Landak Masih Nol

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Landak Alexander. Ketika diwawancarai wartawan, Selasa (12/08/17), di Ngabang. (Foto: One)

NGABANG, LANDAK NEWS – Hingga saat ini Pemerintah Kabupaten Landak melalui Badan Pendapatan Derah (Bapenda) belum bisa berbuat banyak dalam kontrubusi pajak sarang Walet yang diprakarsai inisiatip Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Landak.

“Ketika pertama kali kami melakukan sosialisasi pada tahun 2013. Banyak pengusaha walet mengeluh bahwa mereka rata-rata baru membangun rumah walet,” kata Kepala Bapenda Kabupaten Landak Alexander, kepada sejumlah wartawan, Selasa (12/09/17), pagi di Ngabang.

Ditambah lagi, kata Alexander, harga pada saat itu sangat anjlok, menyebabkan harga penjualan sarang burung walet di Kalbar pada umumnya sangat murah. Sehingga dari pihak Bapenda Landak tidak bisa berbuat banyak untuk menjalankan Perda Walet.

Baca juga  Bupati Landak Dukung Langkah BPK Rubah Sistem Pemeriksaan Keuangan Dengan Sistem Aplikasi

“Dengan sangat terpaksa kita membiarkan pe gusaha sarang walet ini untuk berkembang dan bisa memberikan kontribusinya kedepan untuk pembangunan dan kemajuan Kabupaten Landak,” harap Alexander.

Alex juga mengatakan, seiring berjalannya waktu, masuk tahun 2017, Bapenda Kabupaten Landak kembali membuat trobosan lagi berlakunya Perda Sarang Walet.

“Tahun ini kembali kita melalukan sosiisai. Dimana harga jual sarang walet sudah bagus. Namun, kembali kita ada kendala kemana pengusaha sarang walet ini menjual sarang burung walet mereka. Seperti orang menjual intan, barangnya kendaran jualnya kita tidak tahu dimana, ” beber Alexander.

Baca juga  Demi Kebersamaan, Pemuda Masjid di Landak Bantu Parkir di Gereja

Untuk menyukseskan program ini, pihaknya berkerjasama dengan pemerintah desa di Kabupaten Landak. “Oleh kepala desa, siap membantu dan menyambut baik Bapenda Kabupaten Ladak. Dengan mendata rumah walet di wilahyanya,” kata Alex.

Alex mengaku, dengan kendala yang dihadapi petugas dilapangan , sementara ini kontribusi pajak dari rumah walet di Kabupaten Landak belum ada, alias masih nol. “Pajak rumah walet itu bervariasi persentasenya tergantung berapa lama sudah menghasilkan, apa dibawah 3 tahun, diatas 3, 4, sampai 5 tahun, ” jelasnya. (One)

Share :

Baca Juga

Pemda Landak

Sekda Landak Memimpin Rakor Bersama BPJS Ketenagakerjaan dan Mendampingi Pj. Bupati Landak dalam Penyerahan Santunan BPJS Ketenagakerjaan Bagi Pekerja di Kab. Landak

Pemda Landak

Sidak di Pasar Rakyat Ngabang, Bupati Karolin Harapkan Stok Sembako Stabil

Pemda Landak

Pemkab Landak Belum Putuskan Pembelajaran Tatap Muka Di Sekolah Pada Tahun 2021

Pemda Landak

Jakius Sinyor : Kalbar Posisi ke Tiga Rawan Konflik

Pemda Landak

Staf Ahli Bupati Landak Melepas Kontingen POPDA Tingkat Provinsi Kalimantan Barat

Pemda Landak

Petrus Kanisius Berikan Apresiasi Kepada Peserta Sosialisasi

Pemda Landak

Pemkab Landak Akan Lakukan Investigasi Desa Tolok

Pemda Landak

Tutup Turnamen Kemerdekaan Cup, Sekda Landak : Persiapkan SDM Pintar dan Cerdas
error: Content is protected !!