Home / Pemda Landak

Rabu, 13 September 2017 - 21:16 WIB

Bupati Sampaikan Anggaran Rancangan Kebijakan Perubahan Umum APBD Tahun 2017

Bupati Landak dr. Karolin bersalaman dengan Ketua DPRD Landak Heri Saman, usai menyampikan Rancangan Kebijakan Perubahan Umum APBD serta prioritas dan plafon anggaran sementara perubahan APBD tahun anggaran 2017 kepada anggota DPRD setempat di Ngabang, Rabu (13/09/17). (Foto: Tim Liputan)

NGABANG, LANDAK MEWS – Bupati Landak, dr. Karolin Margret Natasa mengatakan terjadi penambahan  anggaran pendapatan daerah pada sisi komponen pendapatan daeerah dari APBD murni yang semula sebesar Rp1,2 triliun lebih dan dalam rancangan kebijakan umum perubahan anggaran meningkat sebesar Rp69 miliar lebih, sehingga menjadi Rp1,3 triliun lebih.

“Peningkatan pendapatan ini berasal dari komponen hasil restribusi daerah semula sebesar Rp2,4 miliar lebih, bertambah sebesar Rp86 juta, sehingga menjadi 2,5 miliar lebih dan berasal dari lain-lain PAD yang sah, yang semula Rp36 miliar lebih, bertambah sebesar Rp63 miliar lebih, sehingga menjadi Rp99 miliar lebih,” kata Karolin, saat menyampaikan Rancangan Kebijakan Perubahan Umum APBD serta prioritas dan plafon anggaran sementara perubahan APBD tahun anggaran 2017 kepada anggota DPRD setempat di Ngabang, Rabu (13/09/17).

Dia mengatakan, sedangkan untuk hasil pengeolaan kekayaan daerah yang dipisahkan tidak mengalami perubahan, sehingga tetap sebesar Rp3,2 miliar. Pengurangan terjadi rincian anggaran pendapatan dalam rencana KUA dan PPAS, perubahan APBD ini sebesar Rp1,3 triliun, dengan rincian, Pendapatan Asli Daerah sebesar Rp123 miliar lebih, Dana Perimbangan sebesar Rp1 triliun lebih, dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp167 miliar lebih.

Baca juga  Bupati Landak Hadiri 24 Tahun Batalyon Armed 16/Komposit

Karolin memaparkan, kondisi yang ada di Kabupaten Landak yang mempengaruhi perubahan pada komponen pendapatan pajak daerah yang semula sebesar Rp28 miliar lebih, berkurang sebesar Rrp11 miliar, sehingga menjadi Rp17 miliar. Dana perimbangan mengalami perubahan yang semula Rp1 triliun lebih, bertambah menjadi Rp22 miliar lebih, sehingga menjadi Rp1,025 triliun.

“Penambahan dana perimbangan terjadi pada komponen Dana Alokasi Khusus (DAK) sejumlah Rp28 miliar, yang semula sebesar Rp285 miliar menjadi sebesar Rp313 miliar lebih,” tuturnya.

Dana bagi hasil Pajak/bukan pajak tidak mengalami perubahan, yakni sebesar Rp41 miliar. Sementara Dana Alokasi umum yang semula Rp675 miliar, berkurang Rp5 miliar lebih, sehingga menjadi Rp669 miliar.
Komponen lain-lain pendapatan daerah tang sah, semula sebesar Rp172 miliar lebih, berkurang sebesar Rp5 miliar lebih, sehingga total lain-lain pendapatan daerah yang sah menjadi Rp167 miliar lebih.

Hal tersebut dikarenakan berkurangnya Dana Bagi Hasil pajak dari provinsi atau pemerintah daerah lainnya sebesar Rp5,5 miliar lebih.

Sementara pada tiga komponen pendapatan tidak mengalami perubahan, diantaranya Pendapatan Hibah sebesar Rp2 miliar, Dana Penyesuaian dan Otonomi Khusus sebesar Rp7,5 miliar dan pendapatan lainnya tetap sebesar Rp128 miliar lebih.

Baca juga  Pemuda Landak Didorong Jadi Motor Pembangunan oleh Bupati Karolin

“Secara umum anggaran pendapatan dan belanja daerah Kabupaten Landak dengan mempertimbangkan perkembangan indikator-indikator perekonomian terkini dan permasalahan yang ada. Oleh karena itu, dipandang perlu melakukan penyesuaian terhadap asumsi dasar dalam penyusunan APBD 2017,” katanya.

Penyesuaian asumsi dasar ekonommi makro 2017 diperlukan sebagai dasar revisi besaran APBD agar menjadi lebih realistis.

Kebijakan umum perubahan APBD pad dasarya merupakan rencana tahunan yang bersifat makro yang merupakan bagian dari rencana jangka panjang daerah dan rencana jangka menengah daerah. Disusun dengan memperhatikan dan engacu pada agenda pembangunan Nasional. Kebijakan pemerintah pusat, serta rencana pemerintah daerah.

Ada pun tujuan penyusunan kebijajakan umum perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah antara lain, memberikan arah bagi pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan pada triwulan I tahun 2017 agar berdaya guna dan berhasil guna.

“Kemudian mengoptimalkan pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja daerah serta meningkatkan koordinasi antara eksekutif dan legislatif dalam menetapkan penyusunan rencana anggaran yang transparan dan akuntabel,” kata Karolin. (TIM LIPUTAN)

Share :

Baca Juga

Pemda Landak

Pj. Bupati Landak Hadiri Opening Ceremony Turnamen Voli Kapolres Cup 2024

Pemda Landak

Anev Bulanan,  Humas Jajaran Polres Landak Dapat Reward

Pemda Landak

Bupati Landak, Sidak Pabrik Sawit

Pemda Landak

Gandeng Indonesia Peduli dan Bersatu, Bupati Landak Salurkan Bantuan Makanan Selama Bulan Ramadhan

Pemda Landak

Pj Bupati Landak Membuka Muscab ISKA Ke-5 di Kabupaten Landak

Pemda Landak

Pj. Bupati Landak Membuka MUSDAD Ke – IV Kabupaten Landak

Pemda Landak

Bupati Landak Beri Bantuan Korban Kebakaran Dusun Keranji Mancal 

Pemda Landak

Sekda Landak Menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Landak Dalam Rangka Pengucapan Janji PAW Anggota DPRD Landak
error: Content is protected !!