Home / Politik

Minggu, 19 November 2017 - 08:58 WIB

KPU Ungkap e-KTP Aneh Dipakai Partai untuk Ikut Pemilu 2019

Komisioner KPU Hasyim Asy’ari mengungkap ada partai menyerahkan fotokopi e-KTP anggotanya tidak sesuai standar Dukcapil. 

JAKARTA, LANDAKNEWS– Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengungkap ada partai menyerahkan fotokopi Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) anggotanya yang tidak sesuai standar Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil).

Temuan itu terungkap setelah KPU meneliti berkas persyaratan administrasi calon peserta pemilu 2019 milik 14 parpol. Ketidaksamaan format e-KTP itu sudah diklarifikasi KPU kabupaten/kota ke Dinas Dukcapil masing-masing daerah.

“Jadi mau tidak mau kan harus disesuaikan menggunakan salinan e-KTP yang memang standar dibuat pihak berwenang,” ujar Komisioner KPU RI Hasyim Asy’ari di kantornya, Jumat (17/11).

Hasyim mengklaim temuan fotokopi e-KTP yang mencurigakan itu ada di lebih dari satu kabupaten/kota. Namun ia enggan menyebut parpol apa yang mencatumkan e-KTP tersebut.

Baca juga  Karolin Tutup Gebyar Semarak HUT RI ke 78 di Pahauman

Menurutnya, perbedaan format e-KTP yang diserahkan parpol dengan versi Dukcapil ada pada penulisan Nomor Identitas Kependudukan (NIK). Selain itu, ada fotokopi e-KTP yang bertuliskan nama laki-laki, namun memiliki foto perempuan.

“Setelah kami klarifikasi ke Dinas Dukcapil baru diketahui kalau itu tidak sesuai format mereka,” katanya.

Dalam kesempatan berbeda, Komisioner Bawaslu RI Ratna Dewi Pettalolo menyanggah dugaan pemakaian e-KTP palsu oleh parpol untuk memenuhi syarat sebagai peserta pemilu.

Ratna mengklaim, tak ada laporan seperti itu dari pengawas pemilu di daerah. Pengawas disebutnya hanya menemukan keberadaan cap yang tidak basah di beberapa surat keputusan partai.

Baca juga  Cornelis Ingatkan Masyarakat Indonesia Untuk Tidak Terprovokasi

“Kalau (cap) berwarna hitam itu dikhawatirkan bukan cap basah, tapi kopian. Ditemukan tapi itu diterima, mungkin karena ini yang perlu kita lihat apakah itu yang harus diperbaiki,” tutur Ratna.

KPU baru akan mengeluarkan Surat Keputusan (SK) penetapan partai politik peserta pemilu 2019 pada 17 Februari 2018.

Parpol yang berkas pendaftarannya lengkap dan bisa mengikuti tahapan selanjutnya berjumlah 14. Belasan parpol itu adalah Partai Perindo, PSI, PDIP, Hanura, Nasdem, PAN, PKS, Gerindra, Golkar, PPP, Partai Berkarya, Partai Garuda, Partai Demokrat dan PKB.

Oleh: CNNI

Share :

Baca Juga

Politik

Peta Politik di Kalbar Mulai Berubah, Karolin: Aku Ra Opo-Opo

Politik

Wapres Sebut Covid Dipakai untuk Picu Distrust ke Pemerintah

Politik

Informasi Terakhir Diterima Gerindra: Ustaz Abdul Somad Tetap Pilih Dakwah

Politik

Megawati: Karena Sudah Diberi Senjata Prajurit TNI Tak Boleh Berpolitik

Politik

Akhirnya Rusman Ali Resmi Mundur Dari Pencalonan Pilkada

Politik

Jokowi Tanggapi Putusan MA yang Buka Jalan Kaesang Maju Pilkada

Politik

Partai Gelora: Pak Luhut Kirim Dong Atlet Indonesia Ikuti Kejuraan WMM agar Bisa Bersaing dengan Pelari Internasional

Politik

Terpopuler, PBNU sambut pemerintah baru hingga 13 panggung di Jakarta
error: Content is protected !!