Home / Politik

Minggu, 24 Desember 2017 - 09:06 WIB

Nurdin Halid: Tak Ada Istilah Orangnya Novanto di Golkar

Ketua Harian Partai Golkar Nurdin Halid (kiri) saat rapat pleno Partai Golkar di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, 21 November 2017.

JAKARTA, LANDAKNEWS – Ketua Harian Partai Golkar Nurdin Halid menegaskan tidak ada istilah orangnya Setya Novanto di partainya

Apalagi, kata dia, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto sudah menegaskan tidak ada faksi-faksi di partai berlambang pohon beringin itu.

“Tidak ada istilah tim Setya Novanto. Tidak ada istilah tim ini, tim ini. Ketua Umum sudah mengatakan di Golkar tidak ada lagi faksi-faksi,” ujar Nurdin di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Jumat (22/12/2017).

Baca juga  PDIP Dukung Penuh Pelarangan FPI: Demi Kebhinekaan

Hal demikian ditegaskan Nurdin Halid menjawab pertanyaan jurnalis mengenai kemungkinan tim Setya Novanto bakal masuk dalam susunan kepengurusan Partai Golkar di bawah kepemimpinan Airlangga Hartarto.

“Memang tidak ada faksi, yang ada grup. misal ini sekian ini, berteman dengan ini,” ujarnya. (Baca juga: Pengamat Prediksi Airlangga Akan Depak Orang Dekat Setya Novanto)

Dia pun menilai adanya kelompok-kelompok di internal Partai Golkar adalah biasa. “Jangankan partai. Organisasi pun pasti ada pertemanan. Tidak ada istilah ini orangnya Novanto. Semua berteman dengan Novanto karana Novanto ketua umum (saat itu-red),” katanya.

Baca juga  Partai Gelora Prediksi Lima Kebiasaan Ini akan Bertahan usai Pandemi Covid-19 Berakhir

Sebelumnya, Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin memprediksi Airlangga Hartarto akan menyingkirkan kader yang selama ini dekat dengan Setya Novanto.

“Terkait orangnya Setya Novanto, pasti akan didepak. Kecuali dari awal sudah deal (kesepakatan) dengan Airlangga,” ujar Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin kepada SINDOnews, Kamis 21 Desember 2017.

Penulis: SINDO

Share :

Baca Juga

Politik

Elektabilitasnya 20 Persen di Survei Litbang “Kompas”, Ahok : di Jakarta Butuh 50 Plus Satu

Politik

Maju Pilkada Medan, Bobby Mantu Jokowi Punya Harta Rp54,8 M

Politik

Politik Menjelang Pilpres Memanas, Luhut: Jangan Bilang Ingusan dan Penghianat

Politik

Anis Matta Gelorakan Cinta Ribuan Massa di Parepare, Siap Bawa Indonesia Jadi Superpower Baru

Politik

Memudarnya Isu Suku

Politik

Hadapi Tahun Politik, PBNU Ajak Masyarakat Tinggalkan Politik Uang dan SARA

Politik

Golkar Tunggu Kode Prabowo Soal Cawapres 2029

Politik

Daripada Miras, Lebih Baik Pemerintah Kembangkan Industri Herbal 
error: Content is protected !!