Home / Politik

Senin, 25 Desember 2017 - 09:47 WIB

Pengamat Nilai Belum Ada Lawan Sebanding untuk Jokowi di Pilpres

Pamor Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih yang tertinggi di antara kandidat lain yang berpeluang maju di pemilihan presiden (Pilpres 2019).

JAKARTA, LANDAKNEWS – Pamor Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih yang tertinggi di antara kandidat lain yang berpeluang maju di pemilihan presiden (Pilpres 2019).

Hingga kini, belum ada penantang yang dianggap sanggup menyaingi tingginya elektabilitas mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

“Sejauh ini saya belum melihat sang penantang yang sebanding melawan Jokowi,” kata Direktur Eksekutif Voxpol Center, Pangi Syawri Chaniago, Minggu 24 Desember 2017.

Pangi membaca, Jokowi ingin kembali berkompetisi dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. “Jokowi sebetulnya ingin sekali terulang pilpres 2014, head to head dengan Prabowo,” pendapatnya.

Baca juga  Ketika Djarot Saiful Hidayat PDIP Bicara terkait Jokowi, IKN, dan Kaesang

Apalagi saat ini, presidential threshold 20 persen bisa menjegal calon lain untuk maju di Pilpres 2019. “Itu bertujuan untuk menjegal calon lain selain Prabowo. Jokowi akan borong semua partai, tinggal disisakan Gerindra dan PKS,” kata Pangi.

Jika tidak seperti itu, menurutnya, akan muncul calon lain yang dipercaya dapat mengancam kedigdayaan Jokowi. Calon poros lain berpeluang menjadi kuda hitam dalam Pilpres 2019.

“Jokowi paling khawatir kalau ada poros ketiga, di luar poros Jokowi dan Prabowo karena capres alternatif punya kans menjadi kuda hitam. Poros ketiga, misalnya membawa isu umat, antitesis dari Jokowi dan Prabowo,” tuturnya.

Baca juga  Survei Indikator: Anies, Ganjar, dan Prabowo Berada Di Atas Angin

“Maka bisa membahayakan Jokowi. Kita kan tahu selama ini elektabilitas Jokowi memang posisi teratas, namun elektabilitasnya belum aman. Jadi memang sekarang sedang di-setting bagaimana agar Jokowi dan Prabowo terulang kembali pertarungan elektoralnya,” tutupnya.

Penlis: SINDO

Share :

Baca Juga

Politik

Ancaman Krisis Terus Berlanjut, Anis Matta : Jangan Menyerah, Indonesia Terus Optimis

Politik

PDIP Akan Habis di Pilkada, Ahok: Kalau Cuma Pilkada Santai Saja

Politik

Partai Gelora Desak Komunitas Internasional Bantu Taliban Bentuk Pemerintahan yang Inklusif dan Moderat

Politik

Fahri Hamzah Minta Kebijakan Penanganan Covid-19 Konsisten dan Tak Membingungkan

Politik

Karolin Ungguli Perolehan Survey Calon Bupati Landak 

Politik

Anis Matta: Bangsa Ini Masih Lahirkan Para Pelawak, Bukan Pemimpin

Politik

DPD PDI Perjuangan Kalbar Minta DPC Perkuat Struktur Organisasi Partai

Politik

Agar Indonesia Maju, Anis Matta: Kita Butuh Pemimpin Kombinasi ‘Bung Karno dan ‘Pak Harto’
error: Content is protected !!