Bupati Landak dr. Karolin Margret Natasa ketika Sidak di RSUD Landak.(Foto: Heri)
NGABANG, LANDAKNEWS– Usai menjadi Irup upacara awal tahun 2018, Selasa (02/01) di halaman Kantor Bupati Landak.
Bupati Landak dr. Karolin Margret Natasa lansung melakukan Sidak di RSUD Landak. Dihadapan direktur RSUD Landak dr. Pius Edwin, Karolin meminta penjelasan terkait sarana, prasarana, pelayanan terhadap masyarakat.
Kepada wartawan, Karolin mengatakan ada perbaikan dan perubahan dalam mengurus menuju ke akreditasi.
“Untuk mengejar itu fisiknya harus disiapkan agar memenuhi standar. Kita on progres lah, kami sangat apresiasi masukan dari media dan pasian demi perbaikan pelayanan masa yang akan datang, ” kata Karolin.
Terkait layanan Ambulance RSUD Landak? Bupati cantik ini menjelaskan menurut Direktur dari penjelasannya untuk pasien BPJS tidak termasuk dalam pengantaran jenazah.
“Di daerah kita inikan medanya sangat sulit, harus ada kendaraan khusus. Kami berterima kasih ini telah diangkat oleh teman-teman wartawan. Khusus pasien yang kemarin harus mengunakan ambulance “Dable Gardan”, ” tegas Karolin.
Terkait biaya, Karolin menegaskan tidak ada tanggungan dari pihak RSUD Landak. Harus dibayar dari pasien. “BPJS hanya membayar rujukan dari fasilitas satu ke fasilitas lainnya.Tentu ke depannya harus kita pikirkan, bagaimana kalau pasien yang tidak mampu dan tidak ada biaya untuk membawa pulang jenazah keluarganya. Sehingga tidak ada pilihan lain selain dari pada subdisidi Pemerintah Kabupaten,” jelasnya.
Maka dari itu Karolin menyampaikan, akan membicarakan kepada kepala SKPD dan melihat apakah sudah ada dianggarkan.
“Kalau belum memungkinkan, kita bisa dengan skema badan layanan umum. Karena lebih fleksibel dari sisi anggaran,” janjinya.
Penulis: Heri








