Tim fogging Puskesmas Ngabang didampingi Kades Mungguk Mulyadi memantau kegiatan fogging di Desa Mungguk, Selasa (20/02). (Foto: Istimewa)
NGABANG, LANDAKNEWS– Kepala Desa Mungguk Kecamatan Ngabang Mulyadi mengucap terima kasih atas tanggapnya Dinas Kesehatan terhadap khasus DBD di desanya.
Dimana pada Hari Minggu (18/02) telah meninggal dunia Anugrah Ananda (12 tahun) warga Desa Mungguk. Sementara itu adiknya bernama Nouval ( 11 tahun) positif terkena DBD.
“Hari ini Dinas Kesehatan Landak melalui Puskesmas Ngabang turun langsung memfogging rumah warga Desa Mungguk, ” kata Mulyadi, kepada landaknews.com, Selasa (20/02).
Dikatakannya, awalanya oleh Dinas Kesehatan rumah warga yang akan difogging 100 meter radius dari rumah terkena DBD.
“Atas permintaan kepala desa dan warga akhirnya semua rumah di Desa Mungguk akan di foging. Mungkin tidak bisa selesai hari ini fogging ke rumah warga. Bisa saja makan watu 2 hari hingga besok hari. Karena jumlah rumah ada 270. Ditambah lagi alat fogging hanya 2 yang digunakan, ” tegasnya.
Mulyadi juga mengakui, respon warga sangat baik atas kegiatan fogging di Desa Mungguk. Dibuktikan semua warga minta rumah mereka difogging. “Atas nama warga saya selaku kades mengucapkan banyak terima kasih kepada Dinas Kesehatan dan Puskesmas Ngabang, ” tukasnya.
Penulis: HI74
Editor: One











