SEMUNTIK, LANDAKNEWS – Sejumlah karyawan PT. Charindo Palma Oetama (CPO) datang untuk menanyakan secara langsung apa kendala pembayaran uang pengalihan.
Aparat kepolisian tampak berjaga untuk mengamankan aksi karyawan berlangsung di depan Kantor PT. CPO Desa Semuntik Kecamatan Air Besar Kabupaten Landak. (11/04).
General Maneger Estate TPS M. Syahrizal Iwan menyampaikan terima kasih kepada semua karyawan yang telah datang dan minta maaf tidak bisa menyiapkan tempat dan pertemuan dilapangan serta suasana gerimis.
“Proses pelaksanaan Take Over PT. CPO ke Perusahaan lain masih dalam proses belum ada pembatalan Pengalihan atau Take Over proses nya tetap berlanjut, sedangkan untuk pembayaran uang Pengalihan kepada karyawan akan dilaksanakan apabila proses sudah selesai dan Manajemen belum bisa menentukan tanggal pembayaran, ” kata Syahrizal.
Officer Eksternal Afair Plasma (EAP) PT. CPO Medi Iskandar mengharapkan kepada seluruh karyawan agar jangan sampai mau mendengar hasutan dari pihak lain karena dengan kondisi seperti ini pihak perusahaan banyak di rugikan seperti buah di jarah secara masal oleh pihak luar berharap semua karyawan bekerja seperti biasa sampai proses Take Over ini dilaksanakan.
Kapolsek Air Besar IPTU Elvis Satria Efdi menyampaikan himbauan kepada seluruh karyawan yang berunjuk rasa untuk menjaga keamanan tidak Anarkis dan bersama menjaga keamanan agar situasi tetap kondusif.
“Kepada seluruh karyawan agar bersabar menunggu realisasi uang kompensasi yang di janji kan dan jangan melakukan tindakan Anarkis yang dapat memperkeruh situasi apalagi menjelang Pilkada Gubernur Kalbar 2018 ini dan kita bersama menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif karena perusahaan ini juga milik kita bersama dan kepada pihak perusahaan dihimbau untuk komitmen menyelesaikan permasalahan tersebut jangan dibiarkan berlarut- larut, ” himbau pria yang Hobi nyanyi dan mahir main gitar ini.
Penulis : Andri
Editor: One








