Home / Nasional

Kamis, 12 April 2018 - 07:30 WIB

Facebook Klaim Tutup Aplikasi Pihak Ketiga di Indonesia

Facebook mengklaim sudah memenuhi permintaan pemerintah Indonesia untuk memutus akses ke aplikasi pihak ketiga. (Foto: CNN Indonesia/Eka Santhika Parwitasari).

JAKARTA, LANDAKNEWS – Kementerian Komunikasi dan Informatika akhirnya menerima jawaban dari Facebook soal permintaan penutupan aplikasi pihak ketiga. Facebook mengklaim sudah membereskan aplikasi yang dimanfaatkan oleh Cambridge Analytica.

“Tadi malam ada surat dari Facebook Irlandia. Mereka menerangkan tentang tata caranya Facebook menangani Cambridge Analytica,” tukas Rudiantara saat ditemui di Gedung Kominfo, Rabu (11/4).

Kendati demikian, Rudiantara mengaku belum begitu puas dengan respons Facebook. Ia ingin seluruh aplikasi pihak ketiga yang serupa dengan yang dipakai oleh Cambridge Analytica turut dihapus.

Firma analis data Cambridge Analytica diduga memanfaatkan aplikasi bernama ‘This is Your Digital Life’ buatan peneliti Aleksander Kogan untuk menambang data 87 juta pengguna Facebook di seluruh dunia, termasuk satu juta pengguna asal Indonesia.

Baca juga  Gubernur Kaltim Tersangka KPK, Bukti Sektor Tambang Penuh Korupsi

Lihat juga: Kominfo Layangkan Surat Peringatan Kedua untuk Facebook
Facebook tengah berupaya memenuhi permintaan pemerintah untuk menutup aplikasi pihak ketiga di Indonesia. Salah satu caranya adalah dengan mengaudit semua aplikasi pihak ketiga yang berjalan di sistem mereka.

Selama proses audit itu, Kominfo tidak tahu akan berapa lama waktu yang diperlukan sampai ada jawaban.

“Tapi kami minta segera,” Rudiantara menambahkan.

Kominfo sendiri sudah melayangkan surat peringatan kedua bagi Facebook. Surat itu diberikan lantaran ada aplikasi kuis kepribadian bernama CubeYou yang menyerupai aplikasi yang dimanfaatkan oleh Cambridge Analytica.
Lihat juga: ‘Nasib’ CEO Facebook Saat Dicecar Kongres Selama 5 Jam
Facebook sejatinya dijadwalkan memberikan penjelasan di hadapannya Komisi I DPR RI pada Rabu (11/4) siang. Namun pertemuan tersebut akhirnya batal dan diundur hingga pekan depan.

Baca juga  Kisah Penangkapan YouTuber Thailand gara-gara Tak Bisa Nyanyi Indonesia Raya

Utusan Facebook yang akan menghadap ke parlemen pun akan berubah.

“(Facebook) mendatangkan regional president Facebook Asia Pasific,” tulis Wakil Ketua Komisi I DPR Satya Widya Yudha.

Saat ini, President Facebook Asia Pacific, dijabat oleh Den Neary. Padahal sebelumnya perwakilan dari kantor Indonesia yang dijadwalkan hadir.

Sumber: CNNI

Share :

Baca Juga

Nasional

Perlukah Larangan Tertulis soal Penggunaan Ponsel di Kelas?

Nasional

PNS di 4 Kementerian/Lembaga Ini Nikmati Kenaikan Gaji dan Tukin di 2024, Ada yang Naik 80 Persen

Nasional

Pemerintah Uji Coba Bali Tanpa Karantina Bagi PPLN

Nasional

Kondisi Mengenaskan Mobil Viral Terobos Jalan Cor Basah, Gak Ada yang Menolong Semua Orang Cuek

Nasional

SBY Dukung Fahri Septian Putratama Berkarier di Eropa Berita

Nasional

Simulasi Fiskal: Efisiensi Hingga Rp205 Triliun Masih Dimungkinkan

Nasional

Soal Kasus Formula E di KPK, Anies Baswedan: Yang Tersinggung Mestinya BPK

Nasional

GP Ansor Jatim Terbuka bagi Eks FPI: Kita Lupakan Masa Lalu
error: Content is protected !!