Home / Kalbar

Selasa, 15 Mei 2018 - 14:25 WIB

Prestasi Tingkat  Lokal Bukan Modal Utama Untuk Membangun Kalbar

PONTIANAK,  LANDAKNEWS – Anggota DPRD Provinsi Kalbar daerah pemilihan Kota Pontianak Eka Kurniawan mengungkapkan pandangannya, terkait figur yang cocok dan dianggap mampu memimpin Kalbar lima tahun kedepan.

Menurut dia, seorang calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar dinilai layak karena dianggap banyak mendapatkan prestasi saat memimpin daerah, khususnya untuk daerah kota,  sesungguhnya itu tidak bisa dijadikan dasar calon itu nantinya mampu memimpin provinsi.

Berbicara daerah ibukota, terang dia, wajar saja jika pembangunan sangat tampak jelas. Pembangunan tentulah diprioritaskan ke daerah yang menjadi ibukota provinsi.

“Malah lucu jika ibukota itu nihil prestasi. Jadi kalau Pontianak ini banyak dapat prestasi, bukan sesuatu yang luar biasa. Kecuali dia memimpin kabupaten yang wilayahnya luas, memiliki wilayah pedalaman tapi mampu membuat daerahnya berkembang pesat, itu baru luar biasa. Pontianak ini kecil, jadi jangan merasa hebat kalau banyak pembangunan, itu juga ada andil dari pemerintah provinsi,” kata Eka di Pontianak, Selasa (15/5).

Baca juga  Rapat Pimpinan di Kodam XII/Tanjungpura Soroti Pilkada Serentak dan Kebakaran Hutan dan Lahan

Sebagai seorang politisi yang sudah berpengalaman duduk menjadi wakil rakyat baik semasa di DPRD Kota Pontianak dan DPRD Provinsi Kalbar saat ini, Eka menilai, keberhasilan kepala daerah memimpin wilayah tidak bisa hanya dipandang dari sisi prestasinya saja. Karena jika dilihat dari berbagai aspek, masih banyak kekurangan di Kota Pontianak.

“Pun masih banyak persoalan krusial di ibukota yang perlu diselesaikan. Pembangunan di kota juga belum merata, gepeng di mana-mana, tindak kriminal masih tinggi terjadi. Semalaman hujan, genangan air dimana-mana. Apakah ini yang mau dibanggakan?” ungkapnya.

Lebih lanjut Eka menuturkan, Kalbar wilayahnya sangat luas, membutuhkan pemimpinan yang paham dengan persoalan di berbagai daerah. Tidak cukup sembilan hari untuk mengetahui secara dalam apa yang dibutuhkan masyarakat Kalbar ini.

Baca juga  Muderus: Jabat Pembina Sanggar Hibutn Tamputn Tabai Pusat Damai

“Modal penting itu, calon gubernur setidaknya dia sudah lama turun ke daerah-daerah di Kalbar ini, jadi jangan sampai dia itu saat ditanya nama daerah di pedalaman tidak tahu, inikan jadi masalah. Kalau sudah sering turun ke daerah-daerah, bersentuhan langsung dengan masyarakat yang ada di pedalaman, perbatasan, bisa memahami betul apa yang menjadi persoalan dan keinginan masyarakat kita di Kalbar,” pungkasnya.

Penulis: Tim Liputan
Editor: One

Share :

Baca Juga

Kalbar

Vaksinasi Massal Bagi Masyarakat di Sekadau

Kalbar

Sebanyak 38 Perwira Siswa Pendidikan Reguler LVI Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat Lakukan Kuliah Kerja Lapangan Dalam Negeri, di Kodam XII/Tanjungpura

Kalbar

Masyarakat Kuala Mandor B Minta Bantuan Pemerintah Tepat Sasaran

Kalbar

Program Sunat RAPI – IDI Sekadau Ajak PWI Bantu Penderita Lumpuh Satu Keluarga di Gonis Rabu

Kalbar

Tekan Pandemi, Pemkab Kubu Raya Pesan GeNose

Kalbar

Pemkot Pontianak Gelar Pasar Murah Menjelang Lebaran

Kalbar

PSAD Kodam XII/Tpr Laju Perempat Final Pada Piala Porad 2018

Kalbar

Komitmen Adik Ipar Norsan Bulat, Siap Memenangkan Karolin-Gidot
error: Content is protected !!