KUALA BEHE, LANDAKNEWS – Memiliki keluarga sehat, bahagia dan sejahtera adalah dambaan dan harapan setiap orang, hal tersebut dapat terwujud bukan datang secara tiba-tiba akan tetapi perlu dipersiapan secara baik dan benar serta terencana mulai perencanaan ketika akan menikah hingga perencanaan dan pengaturan untuk mempunyai anak.
Terkait dengan hal tersebut Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan Dan Anak (PPKBPPA) Kabupaten Landak mengadakan pembinaan khususnya di kampung Keluarga Berencana (KB) Desa Permit Kecamatan Kuala Behe Kabupaten Landak, Senin (21/5), di SDN Desa Permit.
Kegiatan ini dihadiri Kepala Bidang Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) Kabupaten Landak Catur Sekar Dewi, Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Anak Suryani (PPA), Kapolsek Kuala Behe IPDA Supardi, Sekretaris Desa Permit M. Pardi, Bhabinkamtimas Desa Permit Brigadir. Anuar Sadat, Koordinator PLKB kecamatan Kuala Behe Firman dan warga masyarakat Desa Permit.
Disela-sela acara ini, Kapolsek Kuala Behe IPDA. Supardi menyampaikan pesan pesan kamtibmas salah satu mencapai keluarga sehat, cerdas, sejahtera dan bahagia yang akan di capai dalam program KB (Keluarga Berencana) adalah kampung tersebut harus juga terbebas peredaran maupun pemakaian Narkoba dan minum-minuman keras.
“Sebab ini dapat merusak syaraf manusia hingga tidak bisa menjadi cerdas, secara ekonomi sulit untuk mencapai kesejahteraan karena sebagian besar jenis Narkotika dan obat terlarang itu mahal harganya, ” tegasnya.
Melalui program kampung KB ini,tambah kapolsek, jauhkan dari Narkoba dan diharapkan masyarakat dapat membantu aparat keamanan menjaga dan memelihara keamanan di lingkungan, dimulai dari lingkungan keluarga dan lingkungan tempat tinggal.
Kepala Bidang PLKB Catur Sekar Dewi, sangat berharap dengan telah ditetapkan desa Permit Kecamatan Kuala behe menjadi kampung KB dari 11 desa yang ada di Kecamatan Kuala Behe merupakan suatu kebanggaan tersendiri dan di harapkan dapat menjadi contoh keluarga sejahtera dan bahagia dengan keluarga ayah, ibu dan 2 orang anak untuk desa-desa lainnya.
Sementara itu Kepala Bidang PPA Kabupaten Landak Suryani, mengatakan kepada masyarakat kampung KB untuk menjauhi tindakan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan diharapkan tidak menjadi pelaku maupun korban dari Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).
Penulis : Heriyanto
Editor: One









