Home / Kalbar

Senin, 11 Juni 2018 - 22:46 WIB

Karolin Punya Solusi Terbaik, Untuk Mencegah Pendangkalan Kuala Mempawah

MEMPAWAH, LANDAKNEWS – Calon Gubernur Kalimantan Barat nomor urut dua, dr. Karolin Margret Natasa menilai perlu dibangun breakwater atau pemecah ombak sepanjang 1,5 kilometer di kuala Mempawah agar tidak terjadi pendangkalan akibat abrasi.

“Selama ini, upaya yang dilakukan untuk mencegah pendangkalan adalah dengan melakukan pengerukan, yang memerlukan biaya cukup besar dan harus terus dilakukan, jika terjadi pendangkalan untuk melancarkan keluar masuk kapal,” kata Karolin di Mempawah, Minggu (10/6/2018).

Padahal, katanya, jika melakukan pembangunan Breakwater, justru lebih efektif. Selain mencegah pendangkalan, juga menjaga keutuhan garis pantai dari terjangan ombak.

“Ini yang akan kita lakukan, ketika saya dipercayakan masyarakat Mempawah dan Kalbar umumnya untuk memimpin Kalbar ke depan,” lanjut Karolin.

Karolin menjelaskan, pemecah gelombang atau dikenal sebagai pemecah ombak atau Breakwater adalah prasarana yang dibangun untuk memecahkan ombak/gelombang, dengan menyerap sebagian energi gelombang.

Baca juga  Sebanyak 38 Perwira Siswa Pendidikan Reguler LVI Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat Lakukan Kuliah Kerja Lapangan Dalam Negeri, di Kodam XII/Tanjungpura

Pemecah gelombang digunakan untuk mengendalikan abrasi yang menggerus garis pantai. Tidak hanya itu, pemecah ombak juga dapat menenangkan gelombang di pelabuhan sehingga kapal dapat merapat di pelabuhan dengan lebih mudah dan cepat.

“Pemecah gelombang harus di desain sedemikian sehingga arus laut tidak menyebabkan pendangkalan karena pasir yang ikut dalam arus mengendap di kolam pelabuhan. Bila hal ini terjadi maka pelabuhan perlu dikeruk secara reguler dan tentu biaya yang dikeluarkan akan sangat besar,” tuturnya.

Karolin menambahkan, pembangunan breakwater ini juga akan dilakukan pada pelabuhan muara pelabuhan Dwikora Pontianak, karena selama ini kerap terjadi pendangkalan.

Dirinya yakin, Breakwater itu juga akan memaksimalkan sejumlah pelabuhan yang ada di Kalbar, untuk mempermudah keluar masuk barang dalam upaya menekan harga komoditas di daerah itu.

Baca juga  Ketua Persit KCK Daerah XII/Tpr, Lantik Wakil Ketua Persit KCK Daerah

“Terkait hal itu, potensi kelautan yang sudah sangat baik, perlu dioptimalkan untuk menopang perekonomian daerah. Untuk itu, ke depan, beberapa pelabuhan utama kita sepeti Pelabuhan Kuala Mempawah, Sintete, Pontianak dan Ketapang akan kita benahi, karena pelabuhan-pelabuhan ini mengalami problem yg sama, dan menyebabkan biaya ekonomi yang tinggi di kalbar” papar Karolin.

Karolin menjelaskan, pembenahan pelabuhan ini akan dilakukan, agar keluar masuk barang semakin mudah sehingga harga komoditi yang diperlukan masyarakat juga bisa semakin murah.

Penulis: Tim Liputan
Editor:One

Share :

Baca Juga

Kalbar

Kodam XII/Tpr Peta Pertarungan Diunggulkan

Kalbar

Mari Peduli Lingkungan

Kalbar

Bawaslu tegaskan semua pihak jangan kampanye di medsos

Kalbar

Aman dan Halal, Sujiwo Imbau Masyarakat Tak Ragu Divaksin

Kalbar

Kapendam : Kodam XII/Tpr Siap Bantu Amankan Perayaan Natal dan Tahun Baru 2018.

Kalbar

Saksikan, Festival Sungai Meriahkan Hari Air Dunia 2018

Kalbar

Kasus COVID-19 di Kota Singkawang Terus Meningkat

Kalbar

Pemda Sanggau Salurkan Sapi Qurban
error: Content is protected !!