MANDOR, LANDAKNEWS – Minggu (10/6) sekitar pukul 12.30 WIB. Lakalantas itu terjadi di Jalan Raya Desa Mandor Kecamatan Mandor atau tepatnya di KM 89 Pontianak – Ngabang dengan melibatkan dua unit kendaraan roda empat. Satu kendaraan, melarikan diri usai insiden tabrakan.
Informasi yang berhasil dihimpun dari anggota lalulintas Polsek Mandor Brigpol B. Erbebi menyebutkan, kendaraan mobil Daihatsu Gran Max warna hitam KB 8641 LA dari arah Pontianak menuju Ngabang dengan kecepatan rendah. Sesampainya di jalan raya Desa Mandor Kecamatan Mandor Kabupaten Landak KM 89 Pontianak-Ngabang tepatnya di jalan lurus rumah Perdi, pengendara mobil Gran Max hendak menepi ke jalur sebelah kanan untuk menyeberang jalan. Padahal mobil tersebut sudah menghidupkan lampu sign dan dibantu dengan lambaian tangan.
Merasa jalur sudah aman, akhirnya mobil tersebut menyeberang jalan. Namun, tiba-tiba datang kendaraan mobil Toyota Hilux yang nomor polisinya tidak diketahui menyalip mendahului sebelah kanan. Karena jarak sudah dekat, terjadilah tabrakan. Namun usai menabrak, mobil Toyota Hilux langsung melarikan diri.
Akibat kejadian itu, mobil Gran Max mengalami rusak dan penyok pada bagian belakang sebelah kanan bak mobil. Sedangkan mobil Toyota Hilux mengalami rusak terlepas bodi depan sebelah kiri serta kaca sepion sebelah kiri lepas.
Kapolsek Mandor Iptu Anuar Syarifudin ditemui diruang kerjanya membenarkan peristiwa lakalantas tabrak lari itu.
“Untuk kendaraan mobil Toyota Hilux yang melarikan diri masih dalam penyelidikan polisi, ” ujar Kapolsek.
Ia mengimbau kepada masyarakat pengguna jalan supaya lebih berhati – hati dalam berkendara. Apalagi suasana menyambut hari raya Idul Fitri banyak yang mudik lebaran.
“Oleh karena itu, patuhi aturan lalu lintas, kendalikan kecepatan kendaraan, atur barang bawaan, penumpang jangan melebihi kapasitas. Jika lelah, silahkan istirahat. Semoga mudik lebaran menjadi aman dan nyaman sampai tujuan,” harap kapolsek.
Penulis: Irmanudin
Editor: One








