Home / Polri

Jumat, 2 November 2018 - 22:35 WIB

Gara-Gara Ops Zebra, Sepak Terjang Pelaku Curanmor Terkuak

NGABANG –  Nasib apes menimpa DY warga Desa Mandor Kiru Kecamatan Jelimpo, gara gara Ops Zebra akhirnya terkuak sepak terjangnya sebagai pelaku curanmor.

Berawal saat FS, pelajar /mahasiswa yang beralamat di Desa Paku Raya Kecamatan Kuala Behe melintas menggunakan sepeda motor matic jenis Honda Vario, FS kemudian terjaring razia  pada saat Sat Lantas Polres Landak menggelar Ops Zebra di depan Pos Lantas Ngabang, Kamis (01/11/18).

Terjaring razia, FS kemudian diminta untuk  menunjukan surat kendaraan, namun dia tidak dapat menunjukan kelengkapan surat kendaraan, merasa curiga dengan keadaan motor yang tanpa dilengkapi plat nomor Polisi dan gerak gerik mencurigakan, segera saja petugas razia menyerahkan FS ke Polsek Ngabang untuk diinterogasi.

Baca juga  Sambang ke Salah Satu Tokoh Wanita, Di Desa Binaan, Bhabinkamtibmas ini Sampaikan Himbauan Kamtibmas

Alhasil FS mengakui bahwa dirinya membeli motor tersebut dengan harga murah dan tanpa dilengkapi surat kendaraan, FS juga mengakui bahwa motor tersebut dia beli dari saudara DY.

Dari pengembangan interogasi serta hasil pengecekan terhadap no mesin dan no rangka kendaraan diketahui bahwa kendaraan tersebut sesuai dengan kendaraan yang pernah dilaporkan hilang pada tanggal 14 Oktober 2018 lalu dengan TKP di Dusun Semabak Desa Ambarang Kecamatan Ngabang.

Berdasarkan hasil lidik dan pengembangan , segera saja Tim Buser Polsek Ngabang yang dipimpin oleh Bripka Sugianto beserta beberapa anggotanya melakukan pengejaran dan penangkapan terhadap DY yang berdasarkan informasi bahwa DY masih berada di Desa Mandor Kiru.

Baca juga  Kapolsek Mandor Buka Turnamen Bola Voli Kapolsek Cup

Tanpa perlawanan berarti DY berhasil dibekuk dan digelandang ke Polsek Ngabang Jum’at (2/11/18). Dalam pemeriksaan awal DY masih berkelit namun setelah di konfrontir dengan FS diapun tak bisa berkilah lagi dan mengakui bahwa motor tersebut diambilnya dari Dusun Semabak dan kemudian menjualnya kepada FS.

Kini FS dan DY mendekam di hotel prodeo Polsek Ngabang untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya.

“Untuk FS kita kenakan pasal 480 KUHP yaitu penadahan dan untuk DY dikenakan pasal 363 KUHP, ” ujar Sugianto saat ditemui diruang kerjanya.

Penulis : Irwanto
Editor: One

Share :

Baca Juga

Polri

Kedepankan Pelayanan Prima Kepada Pemohon SKCK

Polri

Kapolsek Menyuke Hadiri Sosialisasi Pengawasan Pemilu Tahun 2019 di Aula Kantor Camat Menyuke

Polri

Polsek Menyuke Melakukan Giat Pengamanan Pembagian PKH

Polri

Ini Arahan Kapolsek Menyuke Pada Saat Apel Pagi

Polri

Sosialisasi Zebra Kapuas 2025, Kasat Lantas Sapa Pengendara dengan Ramah

Polri

Kapolsek Mandor Hadiri Pemakaman Jenazah Bripka Saipul Anwar

Polri

Bupati Landak Resmikan Gereja Bethel Indonesia di Desa Kampet, Polisi Beri Pengamanan

Polri

Peringati Hari Bhayangkara, Kapolres Landak Berikan Beasiswa kepada Dua Siswa Berprestasi
error: Content is protected !!