Home / TNI

Kamis, 6 Desember 2018 - 15:05 WIB

Yonif 645/GTY “Garda Terdepan dan Benteng Terakhir NKRI” diresmikan

SAMBAS – Panglima Komando Daerah Militer XII/Tanjungpura, Mayor Jenderal TNI Achmad Supriyadi pimpin Upacara Pengalihan Komando dan Pengendalian (Kodal) Batalyon Infanteri Mekanis 643/Wanara Sakti dan Peresmian Batalyon Infanteri 645/Gardatama Yudha Brigade Infanteri 19/Khatulistiwa, bertempat di Markas Yonif 645/GTY, Sambas Kamis (06/12/2018).

Dalam amanatnya Pangdam XII/Tpr, mengatakan Pembentukan Satuan Baru serta Alih Kodal merupakan bagian dari program pembangunan kekuatan dan gelar Satuan TNI Angkatan Darat agar lebih adaptif terhadap perkembangan lingkungan.

Dikatakannya juga, pada hakekatnya penataan organisasi TNI AD dalam kerangka Pembangunan Kekuatan Pokok Minimum atau Minimum Essential Force (MEF) yang dilaksanakan atas dasar konsep pertahanan berbasis kemampuan sesuai dengan kebijakan strategis TNI AD tahun 2010 – 2019.

Pangdam XII/Tpr juga menjelaskan perubahan Yonif 643/WNS yang semula berada di bawah kendali Korem 121/Abw berubah menjadi Yonif Mekanis 643/WNS dan beralih Kodal di bawah Kodam XII/Tpr adalah untuk memaksimalkan pengendalian, pengawasan dan koordinasi guna mendukung tugas pokok Kodam XII/Tpr.

Baca juga  Beri Rasa Nyaman Beribadah, TNI Bersama Masyarakat Kerja Bhakti di Gereja GPIB

“Juga salah satu upaya untuk menjaga keseimbangan, kesiapan operasional dan pembinaan satuan,” terangnya.

Selain itu jelasnya juga, pembentukan Yonif 645/GTY yang berkedudukan di Kab. Sambas merupakan implementasi dari perencanaan strategis TNI AD dalam pembangunan kemampuan guna menghadapi berbagai kemungkinan ancaman dan kontijensi yang dapat terjadi di wilayah perbatasan,

Lebih lanjut dijelaskan, Yonif 645/GTY memiliki arti sebagai Pasukan Pelindung atau Penjaga Terdepan dalam Pertempuran atau Peperangan dalam menjaga Keutuhan Wilayah NKRI, dengan semboyan ”GARDA TERDEPAN DAN BENTENG TERAKHIR NKRI, merupakan satuan tempur Kodam XII/Tpr di bawah Komando Brigade Infanteri 19/Khatulistiwa.

Baca juga  Maraknya PETI, Polsek Meranti Bersama Babinsa Dan Pemerintah Kecamatan Serta Tokoh Adat Datangi Lokasi PETI

“Yonif 645/GTY merupakan pengembangan kekuatan dalam rangka menjaga kedaulatan NKRI khususnya di wilayah perbatasan,” tukas Pangdam XII/Tpr.

Dalam kesempatan tersebut juga Pangdam XII/Tpr berpesan kepada  seluruh prajurit, agar memelihara serta meningkatkan kemampuan dan kesiapan tempur. Setiap prajurit wajib memiliki sifat dan sikap disiplin, pandai menembak, bela diri militer dan memiliki fisik yang prima serta selalu menjalin hubungan dengan seluruh lapisan masyarakat, agar kemanunggalan TNI dengan Rakyat tetap terjaga dengan baik.

“Jaga keteguhan, kesucian dan keberanian serta semangat pantang menyerah serta jaga soliditas, jiwa korsa, kehormatan dan nama baik satuan,” pungkasnya mengakhiri.

Penulis: Pendam XII/Tpr
Editor: One

Share :

Baca Juga

TNI

Peringati Hari Juang TNI AD ke-77, Kodam XII/Tpr Gelar Bakti Sosial dan Doa Bersama

TNI

Babinsa Koramil 03/Mandor Melaksanakan Sosialisasi Tentang Bahaya Penyalagunaan Narkoba

TNI

Tak Beri Celah Api Meluas, Koramil 1210-05/Darit Patroli Karhutla di Desa Mamek

TNI

Kapok Sahli Pangdam XII/Tpr Buka Latihan Posko I Korem 102/Pjg

TNI

Danramil 1210-06/Ngabang Hadiri Operasi Pasar Murah Jelang Natal dan Tahun Baru di Landak

TNI

Koramil 02/Mph Hulu, Kodim 1210/Landak Gelar Acara Syukuran Dalam Rangka HUT TNI Ke 79

TNI

Datangi Rumah Warga, Satgas Pamtas Yonif 642 Bersama Satgas Covid-19 Bagikan Handsanitizer dan Vitamin

TNI

Indonesia Jadi Tempat Pembuangan Sampah Negara Maju, Ini Kata Partai Gelora
error: Content is protected !!