NGABANG – Kasat Reskrim Polres Landak IPTU Idris Bakara mengatakan hingga saat ini pihaknya sedang menunggu hasil Visum dari tim medis RSUD Landak terhadap korban Seven (60 tahun), warga Dusun Seladan, Desa Meranti, Kecamatan Meranti, Kabupaten Landak. Yang tewas dari ditangan keponakannya sendiri.
“Surat resminya belum. Tapi dari hasil dokter yang menanggani visum menyatakan dibadan korbaqn ditemukan bekas pukulan benda tumpul didada. Kemudian dibagian leher.
Alat yang digunakan pelaku, adalah alu lesung, ” jelas Idris Bakara.
Terkait, pelaku apakah mengalami gangguan kejiwaan? Kasat menjelaskan, pihaknya tidak mau berandai-andai. Justru, besok, Sabtu (29/12/18), pelaku akan dibawa pemeriksaan kejiwaannya di Psikiater Pontianak.
“Kita akan lakukan tes psikologi terhadap pelaku. Karena pada saat ditanya kadang jawabnya tidak nyambung. Bahkan pengakuan dari orang tua pelaku, sejak pelaku pulang dari Malaysia, pelaku ada sedikit ganggung kejiwaan, ” tegas Idris Bakara.
Idris Bakara menambahkan, dalam pengakuan pelaku ia melakukan penganiaan terhadap pamanya ada suara bisikan. Ada seolah-seolah ada bayangan hitam.
“Makanya kami masih dalami keterangan dari pihak keluarga lainnya, ” ungkapnya.
Penulis: hi74
Editor: One











