Pontianak, Sabtu (18/05/19) – Kebakaran satu unit rumah akibat tersambar petir di Jalan Panca Bhakti, Gang Keluarga RT 04 / RW 14, Kelurahan Batulayang, Kecamatan Pontianak Utara, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, membuat Sarimah trauma.
Wanita paroh baya ini merupakan pemilik rumah yang tersabar petir itu. Pada saat kejadian, ia tengah berada di dalam rumah itu berdua dengan dua anaknya. Semenstara, suami Sarimah sedang mencari rejeki di luar kota.
Adanya kejadian rumah tersambar petir,membuat Kapolsek Pontianak Utara Komisaris Polisi Abdullah Syam SH, langsung terjun ke lokasi mengerahkan personel guna membantu warga yang tertimpa musibah.
Idientitas pemilik rumah tersambar petir atas nama Tosir (29 tahun).
“Rumah yang terbakar akibat tersambar petir tersebut merupakan rumah tinggal pribadi berukuran 4×6 m2 dengan material bangunan berupa lantai papan, dinding papan dan atap daun,” tutur Kapolsek Pontianak Utara Komisaris Polisi Abdullah Syam SH.
Kapolsek Pontianak Utara Kompol.Abdullah Syam SH menjelaskan kronologi kejadian rumah disambar petir itu. Kepada petugas,Sarimah yang merupakan istri Tosir mengaku pada Kamis 16 Mei 2019 pukul 03.00 WIB Sarimah bangun dari tidur dan hendak memasak untuk makan sahur yang mana pada saat itu cuaca dalam keadaan hujan.
“Sarimah mendengar suara petir menggelegar dan melihat ada api yang menyambar bagian dapur rumahnya.
Setelah melihat api membakar atap rumahnya,Sarimah segera berlari keluar rumah menuju kerumah orangtuanya yang lokasinya sekitar -/+ 150m dari rumahnya dengan membawa kedua anaknya untuk menyelamatkan diri. Suaminya (Tosir) sedang bekerja di luar kota,” ujar Kapolsek Pontianak Utara Komisaris Polisi Abdullah Syam SH.
Kapolsek Pontianak Utara Komisaris Polisi Abdullah Syam SH memastikan, kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa. Sedangkan untuk kerugian sekira 20 juta rupiah.
“Terkait penyebab kebakaran tersebut murni diakibatkan karena bencana alam,” ujar Kapolsek Pontianak Utara Komisaris Polisi Abdullah Syam SH.
Penulis: Syaiful/Novi













