Home / Polri

Minggu, 19 Mei 2019 - 13:55 WIB

Antisipasi Rusuh, Polres Landak Terjunkan Sejumlah Personil di Pt. IGP

Ngabang, Sejumlah personil yang berpakaian dinas dan preman dikirim ke kantor Pt. IGP (ikhtiar Gusti pudi), Sabtu (18/05/2019).

Ada 2 unit mobil ban 6 dan 4 unit mobil ban 4 termasuk mobil patroli Polsek Ngabang dan Sengahtemila dikerahkan melakukan mobilisasi dengan kekuatan 60 personil.

Hal ini dilakukan dalam rangka antisipasi rusuh massa karyawan yang akan menyampaikan tuntutannya kepada perusahaan perkebunan sawit dan pabrik sawit milik pengusaha asala negeri jiran.

Dipimpin langsung oleh Kabag Ops KOMPOL Asmadi, S.IP, MM setibanya dikantor kebun milik Pt. IGP disambut manager kebun Edi dan langsung memasuki ruang rapat perusahaan.

Ternyata setelah rapat dimulai terbukti bahwa issue unjuk rasa karyawan hanya isapan jempol belaka dan yang benar adalah perwakilan karyawan kantor kebun dan pabrik ingin menanyakan kepada pihak management tentang kepastian pembayaran gaji yang sudah memasuki bulan ke 3 belum ada realisasinya.

Baca juga  Warga Miskin Dapat Bantuan Program Bedah Rumah

Pada pertemuan tersebut Kabag Ops menyampaikan pesan Kapolres Landak agar dalam penyampaian aspirasinya sesuai aturan.

“Silakan sampaikan tuntutannya namun jangan ada tindakan melawan hukum, baik itu perbuatan anarkis maupun penyanderaan dan penyegelan pasilitas perusahaan.” Tegas Kompol Asmadi dihadapan hadirin dan management Pt. IGP.

Di sesi yang lain Ocom salah satu perwakilan karyawan menyampaikan bahwa pihaknya  adalah karyawan Pt. IGP dan kedatangan mereka  bukan untuk berunjuk rasa atau demo melainkan menanyakan kejelasan pembayaran gaji yang sudah 3 bulan belum dibayarkan.

 

Selanjutnya salah satu tokoh masyarakat sekaligus anggota DPRD Landak Suparda juga memberikan arahan dan harapannya kepada kedua belah pihak baik karyawan maupun perusahaan, agar persoalan ini dibicarakan denga Arif dan bijaksana hingga terdapat kesepahaman yang tidak menimbulkan gejolak internal perusahaan.

Baca juga  Polres Landak Ingatkan Anggota: Tugas Utama adalah Melayani, Bukan Live Streaming

“Sebaiknya persoalan ini dicarikan solusi dan jawaban yang pasti, hingga karyawan tidak bertanya tanya tentang haknya, demikian juga perusahaan juga dapat mengakomodir apa yang menjadi tuntutan karyawan, ” pinta Suparda disambut tepuk tangan yang hadir.

Diahir pertemuan pihak perusahaan melalui manager kebun menyampaikan terimakasih atas kehadiran personil polisi dalam situasi seperti ini sekaligus memberikan pencerahan hukum bagi kami semua, ucap Edi  menutup pembicaraan.

Pertemuan tersebut berahir pukul 12.15 Wib dengan disepakatinya bahwa jika tanggal 29 may 2019 ini belum terbayarkannya gaji para karyawan, maka karyawan akan melaksanakan mogok kerja dibawah pimpinan serikat pekerja yang ada.

Enulis: Suliyanto

Share :

Baca Juga

Polri

Kapolsek Hadiri Misa Penerimaan Sakramen Krisma Di Gereja Katolik Santa Maria

Polri

Acara Robo-Robo di Desa Hilir Kantor Mendapat Pengamanan dari Personil Polri

Polri

Dukung Ketahanan Pangan, PT. CNP dan PT. TAA Siap Tanam Jagung di Sebangki

Polri

Ciptakan Situasi Aman Bripka Herman Lakukan Patroli Malam

Polri

Bhabinkamtibmas Desa Mandor Hadiri Pembukaan Turnamen Sepak Bola Wanita

Polri

Pada Saat Patroli Malam, Inilah yang disampaikan Polisi Kepada Warganya

Polri

Kapolsek Kuala Behe Cek Kesiapan Acara Kegiatan TOMK di Gereja Santo Yakobus

Polri

Kadis Kumindang Hadiri Peluncuran Ragam Corak Dayak Salako dan Melayu Dekransada Kota Singkawang
error: Content is protected !!