Mempawah Hulu, Binua salaas Kecamatan Mempawah Hulu telah melangsungkan ritual adat “Babuar”. Jum’at (26/7/2019).
Hadir dalam giat tersebut Kades Salaas, DAD Mempawah Hulu, timanggo salaas, Babinsa desa Salaas, Bhabinkatibmas desa salaas, tua tahun, pengurus adat desa salaas dan masyarakat.
Kegiatan adat babuar tersebut dilaksanakan di tanah adat (simpang kersik) dusun sababat desa mentonyek dimana ritual adat diawali dengan penyanggahan peralatan adat dan lainya kemudian di arak menuju tempat ritual dengan berjalan kaki dan di iringi oleh irama gong dan gendang, Setelah sampai di tempat ritual, tua tahun langsung melakukan penyanggahan kembali di tempat ritual.
Menurut Sines kades Salaas Kegiatan adat “Babuar” ini dilakukan selama 3 s/d 5 tahun sekali dengan tujuan agar terhindar dari marabahaya dan agar berhasil dalam bidang pertanian.
Setelah melaksanakan adat “babuar” ketimanggongan binua salaas akan melasanakan adat “Belala” pada hari sabtu tanggal 27 juli 2019.
Tujuan dilaksanakannya ritual adat belala ini tujuannya untuk terhindar dari marabahaya, dijauhkan dari berbagai penyakit dan agar hasil pertanian melimpah. Pada ritual belala ini masyarakat dilarang / pantang untuk keluar rumah dan bertamu drumah orang dan lainnya. Adat belala ini akan dilaksanakan oleh seluruh masyarakat ketimanggongan salaas dari Tikalong ( desa tunang), desa salaas, dan Lirang ( ds. Mentonyek).
Bhabinkamtibmas Desa Salaas Bripka Deni membenarkan adanya kegiatan adat tersebut
“Saya selaku Bhabinkamtibmas selalu mendukung dan mengawal semua program program dan kegiatan desa, agar selalu terjalinnya komunikasi yang baik serta terciptanya Kamtibmas yang aman dan kondusif” ucapnya
Penulis : Dens













