NGABANG, KALBAR – Berbagai metode yang dilakukan dalam rangka cegah kebakaran hutan dan lahan, demi tercipta Indonesia bebas dari asap, Rabu (07/08/2019).
Satgas preentif yang dikomandoi oleh Satuan Binmas Polres Landak terus tanpa lelah mendatang dan menyambangi warga hingga perangkat desa yang dianggap rawan terjadinya KARHUTLA.
Kali ini perangkat desa Amboyo Inti Kecamatan Ngabang yang jadi sasarannya, dengan memasang maklumat Kapolda KalBar, team preentif KARHUTLA Polres Landak juga mengajak perangkat desa untuk bersama sama mensosialisasikan bahaya KARHUTLA.
Kasatgas preemtif IPDA Asep Tabroni melalui stafnya AIPTU Rudiansyah mengatakan bahwa :
“KARHUTLA sangat berbahaya bagi kesehatan manusia dan merusak lingkungan hidup disekitar TKP,” tegasnya didepan Kades Amboyo Inti.
Kades Amboyo Inti Sugito menyambut baik aksi yang dilakukan pihak Polres Landak sembari berujar :
“Kami akan dengan sekuat tenaga membantu pihak Polres Landak dalam pencegahan KARHUTLA didesa ini,” kata Sugito diruang kerjanya.
Hingga hari ini (Rabu 07/08/2019 – Red) kabupaten Landak sudah mulai memasuki musim kemarau, dan masyarakat pemilik lahan sudah mulai melakukan pembakaran dalam membuka lahan pertanian maupun perkebunan miliknya.
Hal ini berdampak terjadinya kabut asap yang dapat menyebabkan penyakit inveksi saluran pernapasan.
Penulis : Suliyanto











