Home / TNI

Rabu, 21 Agustus 2019 - 14:14 WIB

Antisipasi HIV/AIDS di Penugasan, 406 Prajurit Yonif R 641/Bru Terima Pembekalan 

SINGKAWANG, KALBAR  – Sebanyak 406 Prajurit Batalyon Infanteri Raider 641/Beruang yang akan melaksanakan tugas operasi sebagai Satgas Pamtas RI – Malaysia menerima pembekalan Materi dan Screening HIV / AIDS oleh Puskes TNI, yang dipimpin langsung Kolonel Ckm (K) dr. Heni Lolita Tampubolon di Aula Mayonif R 641/Bru, Jalan Raya Bengkayang, Kelurahan Sanggau Kulor, Kecamatan Singkawang Timur, Kota Singkawang.

Danyonif R 641/Bru, Letnan Kolonel Inf, Kukuh Suharwiyono mengatakan, pembekalan tersebut dilaksanakan untuk memberikan pengetahuan tentang HIV/AIDS kepada prajurit yang akan melaksanakan tugas operasi di perbatasan.

“Melalui pembekalan ini diharapkan agar prajurit dapat melakukan antisipasi terhadap penularan dan pencegahan HIV/AIDS pada saat di daerah penugasan,” kata Danyonif R 641/Bru, Letnan Kolonel Inf Kukuh Suharwiyono.

Baca juga  Laksanakan Safari Idul Fitri, Pangdam XII/Tpr Beserta Staf Sambangi Kediaman Kapolda dan Gubernur Kalbar Kubu Raya

Danyonif R 641/Bru, Letnan Kolonel Inf Kukuh Suharwiyono menyampaikan, pembekalan HIV/AIDS sangat penting diberikan agar supaya prajurit mengerti hal-hal apa saja yang mesti dilakukan untuk mencegah penularan. Selain itu apabila menemukan masyarakat di wilayah penugasan yang terinfeksi prajurit dapat mengerti bagaimana harus bersikap karena orang yang terkena HIV/AIDS tidak boleh dikucilkan.

“Mereka mempunyai hak yang sama juga dengan masyarakat yang lain. Tidak boleh ada diskriminasi sehingga prajurit bisa mencegah dan mempunyai kemampuan untuk berinteraksi,” ujarnya.

Sedangkan Kolonel Ckm (K) dr. Heni Lolita Tampubolon yang kesehariannya sebagai SMF Watum RSPAD Gatot Soebroto, mengatakan, kehidupan prajurit ditempat penugasan tidak lepas dari dorongan-dorongan seksual, sehingga perlu diberikan pembekalan dengan cara-cara yang aman untuk bisa mengelola dirinya.

Baca juga  Pangdam XII/Tpr Hadiri Pembukaan Pekan Gawai Dayak ke-37 Kalimantan Barat

HIV/AIDS masih ditemukan, sehingga diharapkan dengan pembekalan ini tidak ditemukan kasus yang baru. Kasus yang sudah ada, itulah yang kita obati,” kata Kolonel Ckm (K) dr. Heni Lolita Tampubolon.

Sementara Kasi Rik Ujikes Biddukesops Puskes TNI, Kapten Ckm Kowad, Devita menyampaikan dari hasil screening kepada 406 prajurit Yonif R 641/Bru yang akan melaksanakan tugas operasi semua hasilnya negatif tidak ada yang terinfeksi HIV/AIDS. “Dan hasilnya mereka bebas dari HIV/AIDS,” kata Kasi Rik Ujikes Biddukesops Puskes TNI, Kapten Ckm Kowad, Devita. (Pendam XII/Tpr)

Share :

Baca Juga

TNI

Fashion Show dan Boneka Tangan, Semarakkan Pelepasan Murid TK Kartika Armed 16

TNI

Koramil 07 Mempawah Hulu Pantau Pelabelan Rumah Penerima PKH, Pastikan Tepat Sasaran

TNI

Vaksinasi 20 Lansia Koramil Air Besar Dampingi Penyuntikan Tahap Dua

TNI

Ketua Persit KCK Daerah XII/Tpr Pimpin Penyerahan Tugas dan Tanggung Jawab Jabatan

TNI

Anggota ZIDAM Dengan Warga Bersihkan Parit Dan Perbiki Jembatan DI Kabupaten Mempawah

TNI

Tim Asnis Pusterad Apresiasi Binter Satgas Pamtas Yonmek 643

TNI

Babinsa Ngabang Laksanakan Patroli dan Komsos dengan Pedagang Kaki Lima

TNI

Dandim 1210/Landak Berikan Pengarahan kepada Babinsa dalam Kegiatan KDKMP (Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih)
error: Content is protected !!