Home / TNI

Kamis, 22 Agustus 2019 - 19:58 WIB

Dandim 1207/BS : Perbedaan Merupakan Sumber Kekuatan Dahsyat

PONTIANAK,  KALBAR – Perbedaan bukan untuk diperdebatkan. Perbedaan suku, agama, keyakinan, bahasa, kebudayaan dan lain sebagianya merupakan sumber kekuatan yang sangat dahsyat apabila diikat dan direkatkan dengan dasar negara kita Pancasila. Hal ini dikatakan oleh Dandim 1207/Berdiri Sendiri, Kolonel Arm Stefie Jantje Nuhujanan, S.I.P. dalam sambutan yang dibacakan Kasdim 1207/BS, Letkol Inf Hardi Dharmawan pada acara Komunikasi Sosial Cegah Tangkal Radikalisme dan Separatisme di aula Makodim 1207 /BS, Jalan Gusti Sulung Lelanang, Pontianak tadi pagi.

Dikatakan juga oleh Dandim 1207/BS bahwa jauh sebelum negara ini merdeka, perbedaan memang sudah ada, sejak abad 14 jaman kejayaan kerajaan Majapahit sudah menggunakan semboyan yang diambil dari kitab Sutasoma “Bhineka Tunggal Ika” Tan Hana Dharma Mangrwa” Yang artinya berbeda beda tapi satu jua, tidak ada keraguan dalam kebenaran.

“Jangan mudah terprovokasi dengan berita hoaks yang sengaja dibuat untuk memecah belah bangsa.
Issue SARA memang sangat sensitif dan sangat mudah untuk memancing ketersinggungan dan kemarahan pemeluknya,” tegas Dandim 1207/BS.

Baca juga  Gelar Serbuan Vaksinasi Covid-19, Yonif 645/Gty Sasar para PMI

Untuk itu Ia mengajak kepada seluruh komponen masyarakat untuk bersatu sehingga pihak-pihak yang menghendaki Indonesia hancur akan sulit menembus persatuan dan kesatuan kita. Diingatkan oleh Dandim 1207/BS karena perpecahan dan permusuhan diantara kita, Belanda berhasil menjajah selama 350 tahun dan Jepang 3,5 tahun.

“Dengan pertemuan dan silaturahmi ini hendaknya dapat dijadikan wahana untuk lebih mengakrabkan komponen bangsa, semua tokoh tokoh yang ada diseluruh lapisan masyarakat, khususnya diwilayah Kota Pontianak dan Kabupaten Kuburaya,” harap Kolonel Arm Stefie Jantje Nuhujanan, S.I.P.

Disampaikan olehnya, kegiatan Komunikasi Sosial cegah tangkal radikalisme dan separatisme merupakan salah satu metode Pembinaan Teritorial yang menjadi wahana untuk mencapai kesepakatan dan kesamaan persepsi tentang pemberdayaan wilayah pertahanan di darat kepada seluruh komponen bangsa termasuk tokoh masyarakat,

Baca juga  Kodam XII/Tpr Ikuti Rapat Rakornis TMMD ke-112

Dandim menambahkan, komunikasi sosial cegah Tangkal Radikalisme dan sparatisme merupakan cara untuk menumbuhkan kepedulian serta kepekaan terhadap berbagai aspek di bidang geografi, demografi dan kondisi sosial. Oleh karenanya agar dalam pelaksanaan komunikasi sosial tersebut dapat dilaksanakan dengan baik dan benar sesuai dengan yang diharapkan, maka seluruh tokoh masyarakat dan prajurit Kodim 1207 /BS harus memahami pokok pokok penyelenggaraan kegiatan ini.

Kegiatan Komunikasi Sosial cegah tangkal radikalisme dan separatisme yang digelar Kodim 1207/BS dihadiri oleh tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama, tokoh adat, cendekiawan, mahasiswa dan pelajar dari Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya. (Pendam XII/Tpr)

Share :

Baca Juga

TNI

Tingkatkan Pengetahuan Personel, Kodam XII/Tpr Gelar Bimtek Penyusunan Revisi Dokumen Renstra

TNI

Kodim 1210/Landak Gelar UTP Umum dan PSJM untuk Tingkatkan Ketangkasan Prajurit

TNI

Kodim Ketapang Gelar Tactical Floor Game Jelang Pemilu 2019

TNI

Dandim 1210/Landak Turut Sertijab, Danrem 121/Abw Pimpin Pergantian Empat Komandan Satuan

TNI

Yonarmed 16/Kmp Berikan Bantuan Bagi Korban Banjir di Kuala Behe

TNI

Kasdam XII/Tpr Buka Entry Meeting Wasrik Current Audit Itjenad TA. 2019

TNI

Siapkan Peleton Jihandak yang Handal, Yonzipur 6/SD Terima Asistensi Teknis dari Pusziad

TNI

Pangdam XII/Tpr Terima Kunjungan Silaturahmi Dirum Puskesad
error: Content is protected !!