NGABANG, KALBAR – Sudah beberapa pekan semenjak curah hujan berhenti Kabut asap menyelimuti Kecamatan Ngabang dan Kecamatan Jelimpo, sampai berita ini di turunkan 3 Regu Patroli Karhutla Polsek Ngabang di sibukan dengan Hotspot yang terjaring oleh satelit setiap harinya. masuk kampung keluar kampung, masuk hutan keluar hutan dari pagi terkadang pulang hingga petang tiba, bahkan di hari minggu sekalipun yang seharus nya di gunakan anggota untuk weekend pun berganti dengan kegiatan tersebut, itu lah rutinitas yang di lakukan oleh Kepolisian Sektor Ngabang yang di pimpin oleh Kompol B. Sembiring S.H M.H. (9/9/19)
Hampir di setiap kesempatan apel pagi Kapolsek Ngabang selalu membahas tentang Karhutla yang sedang melanda, bahkan tak jarang Kapolsek terjun langsung memimpin anggota ke lapangan untuk meninjau langsung Hotspot yang terekam satelit.
“sampai saat ini kami bersama anggota selalu siap sedia berangkat ke lapangan guna meminimalisir kebakaran hutan dan lahan” ujar Kapolsek.
Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan ini intens di lakukan guna memberikan pemahaman bagi warga masyarakat yang akan membuka lahan dengan cara di bakar.
“Kita selalu mengkampanyekan bahaya membakar lahan bagi kesehatan dan lingkungan” pungkas Kapolsek.
Selain itu salah satu yang kita lakukan ketika patroli karhutla adalah memberikan imbauan tentang kebijakan Kapolda Kalbar sesuai maklumat Kapolda Kalbar Nomor : MAK/03/VII/2019, tentang Kewajiban, Larangan dan Sanksi Pembakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
“kita juga gencar mengimbau untuk mengedukasi warga masyarakat agar tidak menjadi tersangka dalam perkara Pembakaran lahan dan hutan,” tegas Kapolsek Ngabang.
Penulis : Prase







