Home / Pemda Landak

Minggu, 29 Maret 2020 - 15:22 WIB

Bupati Landak Minta Pemerintah Pusat tertibkan Distributor Alkes

LANDAK – Sejak pertama kali Indonesia diserang wabah pandemi Virus Corona (Covid-19) pada tanggal 2 Maret 2020 yang lalu akhirnya berdampak pada langkanya beberapa alkes (alat kesehatan) terutama masker dan hand sanitizer hingga sampai saat ini kelangkaan peralatan kesehatan tersebut terus terjadi.

Menanggapi kelangkaan alkes tersebut Bupati Landak dr. Karolin Margret Natasa menyampaikan terkait pentingnya alkes dalam menangani Corona Virus Disease (Covid-19) mematikan ini.

Hal tersebut disampaikan Bupati Landak saat dirinya melakukan patroli di Posko Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di Dinas Kesehatan Kabupaten Landak.

“Sejauh ini kita sudah berupaya koordinasi dengan provinsi dan pemerintah pusat berkaitan dengan penanganan dan penganggaran. Namun untuk hal ini kita minta kepada pemerintah pusat untuk menertibkan distributor alat kesehatan ini sehingga Kabupaten Landak dapat mendapatkan alkes dengan harga terjangkau serta stok yang tersedia sehingga tidak berhadapan dengan spekulan,” pinta Bupati Landak, Jumat (27/03/20) malam.

Baca juga  Terkendala Pembebasan Lahan,  Program Pelebaran Jalan Dalam Kota Tidak Jadi Terealisasi

Karolin mengatakan karena meskipun Kabupaten Landak punya anggaran seperti yang telah dialokasikan namun tidak dapat dibelanjakan karena barang yang tidak ada.

“Bahkan meskipun hari ini kita punya uang tapi kita tidak bisa belanja karena barang tidak ada. Selain itu, selalu mengalami perubahan harga setiap hari dengan peningkatan yang luar biasa, misalnya saja baju Hazmat harga normal 900 ribu tapi karena langka sehingga ada yang menawarkan kepada kita dengan harga 2 juta lebih. Oleh sebab itu, kami berharap kepada Menteri Kesehatan dan Kapolri untuk memberi perhatian kepada distributor untuk tidak main-main dengan harga disaat situasi bencana seperti ini,” tegas Karolin.

Selain itu, Karolin juga akan berusaha secara mandiri dalam memenuhi peralatan kesehatan yang merupakan kebutuhan pokok dalam menangani Covid-19 ini.

Baca juga  Bupati Landak Gelar Lelang Jabatan untuk Perkuat Birokrasi dan Pelayanan Publik

Langkah ini dipilihnya mengingat bantuan dari pemerintah pusat belum cukup karena bantuan yang disalurkan dari pusat merupakan bantuan alat-alat kesehatan yang harus dibagi ke seluruh Indonesia.

“Kita juga tidak bisa terlalu berharap dengan pemerintah pusat karena pemerintah pusat juga harus membagi alkes tersebut ke seluruh Indonesia yang meskipun kita mendapat bantuan ini namun belum cukup. Oleh sebab itu, kita Kabupaten Landak juga berusaha secara mandiri untuk membeli alkes tersebut namun yang jadi kendala adalah alat kesehatan ini tidak ada dan kalaupun ada harganya sudah diatas harga normal sehingga kami dalam menggunakan anggaran negara juga tetap harus hati-hati,” ungkap Karolin.

Penul8s: MC

 

Share :

Baca Juga

Pemda Landak

Pemkab Landak Terima Piagam Penghargaan Atas Keberhasilan Pencapaian Target Realisasi Penanaman Modal Melebihi 100% dari Target Nasional dan RPJMD Provinsi Kalimatan Barat Tahun 2022

Pemda Landak

Pemkab Landak Gelar Pelatihan KPM, Bupati Karolin : Kita Serius Mengatasi Stunting

Pemda Landak

Komitmen Bangun Landak, Bupati Landak dan Kepala BATAN Lakukan MoU

Pemda Landak

Masyarakat Desa Banying Mendapatkan Kartu Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan

Pemda Landak

Pawai Ta’aruf Meriahkan Ajang MTQ ke 32 Tahun 2024 Di Bumi Kota Intan

Pemda Landak

DPT Desa Raja Berjumlah 3.039 Pemilih

Pemda Landak

Pj Bupati Landak Hadiri Kegiatan Pertunjukan Atraksi Wisata Alam dan Budaya di Wisata Air Merah, Desa Mungguk

Pemda Landak

Kunker Desa Pahauman, Bupati Landak Resmikan Pamsimas
error: Content is protected !!