NGABANG – Panit Binmas ikuti penanaman jagung perdana oleh Bupati Landak dilahan
replanting Plasma 7 Desa Temiang Sawi Kec Ngabang Kab Landak. Selasa (12/05/2020).
Kegiatan yang digagas oleh Dinas Pertanian Kabupaten Landak dan para petani yang tergabung dalam naungan Koperasi Matahari ini memanfaatkan lahan replanting perkebunan sawit seluas 17 hektar yang dijadikan perkebunan jagung sambil menunggu pertumbuhan kelapa sawit hingga akhirnya siap berproduksi kembali.
Selain Bupati Landak, juga nampak hadir Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Landak, Camat Ngabang, Kepala Dinas Perindagkop Kabupaten Landak, Kades Temiang Sawi, Kepala CU Pancur Kasih, Kepala CU Banuri, Toga, Tomas, Tokoh Pemuda serta warga Desa Temiang Sawi yang berjumlah sekitar 100 orang.
Sebelum penanaman, seluruh peserta yang dipimpin oleh Bupati Landak melakukan video teleconference dengan Menteri Pertanian.
Dalam arahannya, Bupati Landak mengungkapkan bahwa penanaman jagung ini merupakan langkah Bupati Landak dalam mengajak masyarakat untuk dapat memanfaatkan lahan yang ada agar dapat difungsikan dengan baik sehingga masyarakat khususnya para petani sawit dapat memiliki penghasilan melalui tanaman jagung.
“Program ini merupakan kerjasama yang dilakukan antara pihak pemerintah, masyarakat dan pihak swasta dengan bergotong royong membantu para petani dalam hal membangun pertanian, ” ungkap Karolin.
Baik pihak Pemda Landak melalui Dinas Pertanian memberikan fasilitasnya, masyarakat yang mengolahnya dan pihak swasta dalam hal ini CU Pancur Kasih juga siap untuk membeli hasil pertanian jagung serta pihak swasta yang lainnya.
Kapolsek Ngabang melalui Panit Binmas Ipda Bambang Sumitro juga mengungkapkan ” ini merupakan solusi baik dalam menciptakan ketahanan pangan, Kepolisian senantiasa siap sedia mendukung program Pemerintah dalam mensejahterakan rakyatnya ” ungkapnya.
“Seperti contohnya yang telah dilakukan Bhabinkamtibmas Bripka Viktor yang berhasil membuat demplot padi di desa Mandor Kiru Kecamatan Jelimpo. Tujuannya sama untuk menciptakan ketahanan pangan bagi masyarakat desa binaannya, ” terang Ipda Bambang.
Penulis : Bayu








