KUALA BEHE – Pasca hujan lebat selama beberapa hari diwilayah Polsek Kuala Behe dan perhuluan sungai Behe, Kapolsek Kuala Behe Ipda Rinto, S.Sos beserta anggota memantau debit air di sejumlah titik di wilayah Kuala Behe. (Senin 18/05/2020)
Terlihat di beberapa titik mulai terendam banjir atau tergenang air, dengan ketinggian air bervariasi hingga satu meter, seperti yang terjadi di jalan raya ngabang-serimbu Dusun Leban Desa Nyayum kecamatan Kuala Behe yang mengakibatkan akses jalan terputus, untuk bisa melewati jalan tersebut warga terpaksa dengan berjalan kaki dan untuk sepeda motor harus membayar menggunakan jasa masyarakat yang siap memikul dengan tandu. Ada beberapa rumah yang berada di tepi sungai sudah terendam banjir hingga lebih satu meter. Meluapnya air sungai merupakan banjir kiriman dari wilayah hulu sungai.
Dalam kesempatan tersebut Kapolsek memberi himbauan agar warga yang tinggal di bantaran sungai dan lokasi dataran rendah serta rawan terdampak Banjir agar selalu waspada dan siaga karna tidak menutup kemungkinan debit air akan terus naik, sehingga dapat merendam rumah mereka, diharapakan kepada masyarakat agar selalu mengamankan harta bendanya apabila banjir semakin tinggi, dan harus mengungsi ke tempat atau rumah keluarga yang tidak terkena banjir.
Kapolsek Kuala Behe IPDA RINTO, S.Sos juga menghimbau masyarakat Kuala Behe agar selalu waspada dan selalu memberi info kepada pihak Polsek apabila Daerah nya ada yang terdampak Banjir agar segera melapor kepada aparat pemerintah Desa setempat dan selalu menjaga keamanan di lingkungan nya serta senantiasa menjaga kelestarian alam guna mencegah bencana alam yang lebih besar.
Penulis : Bripka M. Harmoko









