MENYUKE-Bhabinkamtibmas Polsek Menyuke Polres Landak Bripka Ewaldus Leo, menghadiri prosesi kegiatan ritual adat dayak (beremah) di wilayah Dusun Kelapaan, Desa Ringo Lojok, Kecamatan Banyuke Hulu, Kabupaten Landak, Senin (14/09/20).
Upacara adat tradisi (baremah) masih sangat kental dilakukan oleh suku Dayak Kanayatn di Kalbar, masyarakat masih memegang teguh dan mempertahankan, bahkan melestarikan adat tradisi beremah tersebut.
Ada pun maksud kegiatan ritual adat tersebut, bertujuan untuk wujud doa syukur kepada Tuhan (Jubata), mengingat apa yang diharapkan atau dicita-citakan segala sesuatunya kini telah terwujud.
Dalam kegiatan ritual adat baremah tersebut dibawa oleh Bapak Asui selaku pembaca doa (Panyanga’hant).
Dalam kesempatam tersebut Bripka Ewaldus Leo memberikan himbauan tentang kamtibmas dan himbauan tentang larangan membakar hutan dan lahan kepada masyarakat, serta tetap melestarikan adat tradisi baremah tersebut.
Di tempat lain Kapolsek Menyuke Akp Sujiyanto mengatakan, kegiatan semacam ini pantas dilestarikan apa pun bentuknya, yang penting ada makna pelestarian adat istiadat.
“Adat istiadat ini wujud dari kebudayaan kita, dan ada usur-unsur positif ,diantaranya sistem religi (kepercayaan agama), sistem ilmu pengetahuan, sistem kemasyarakatan atau kekerabatan,” ujar Kapolsek.
“Upacara adat pada dasarnya merupakan bentuk perilaku masyarakat yang menunjukan kesadaran terhadap masalalunya, melalui upacara kita dapat melacak tentang asal usul baik itu tempat, tokoh, sesuatu benda, kejadian alam,” tambah Kapolsek Menyuke.
Penulis : Timotius Niko











