MEMPAWAH HULU – Kecelakaan lalu lintas dijalan raya di Mempawah Hulu kembali memakan korban. Kali ini yang menjadi korban adalah pelajar Oktapianus Tanto (16 tahun) warga Dusun Bintawa Desa Tiang Tanjung Kecamatan Mempawah Hulu Kabupaten Landak Selasa (22/12/20).
Kanit Lantas Polsek Mempawah Hulu BRIPKA. Widi Suryadi yang menerima informasi dari masyarakat bahwa telah terjadi laka lantas di Jalan Raya Karangan – Bengkayang tepatnya di Dusun Simpang Pandan Desa Tiang Tanjung Kecamatan Mempawah Hulu Kabupaten Landak.
Mendapat informasi tersebut Widi Suryadi dan BRIGADIR. Albasid Satibi selaku anggota Lantas Polsek Mempawah Hulu langsung melakukan pengecekan di Puskesmas Karangan yang mana untuk korban yang terlibat kecelakaan sudah dibawa masyarakat ke Puskesmas Karangan untuk mendapat penanganan.
Dari hasil pengecekan di Puskesmas Karangan diketahui untuk korban yang terlibat kecelakaan ada dua orang yang mendapat penanganan dari Puskesmas Karangan yang mana salah satu korban tidak tertolong dan meninggal di Puskesmas Karangan.
Selanjutnya Widi Suryadi dan Albasid Satibi melakukan pengecekan ditempat kejadian dijalan raya tiang tanjung, dari hasil pengecekan di TKP didapati 2 (dua) buah kendaraan yang terlibat kecelakaan masih berada di TKP.
Kanit Lantas Polsek Mempawah Hulu BRIPKA. Widi Suryadi saat dikonpirmasi mengatakan kecelakaan bermula Kendaraan Sepeda motor Z KB 3734 B yang dikendarai sdra Al bonceng tiga dari bengkayang menuju karangan tanpa penerangan dan hanya menggunakan penerangan dari Handphone.
“Sesampainya di TKP datang dari arah berlawanan sepeda motor z tanpa nopol yang dikendarai BA dengan kecepatan tinggi mengambil jalur kendaraan sepeda motor Z KB 3734 B yang dikendarai AL, dikarenakan jarak yang sudah dekat kecelakaan tersebut tidak bisa dihindari,” ucap Widi.
Untuk korban yang meninggal dunia tersebut merupakan yang dibonceng AL yang bonceng tiga dan posisinya tepat berada ditengah- tengah.
Kapolsek Mempawah Hulu IPTU. Asep Tabroni saat dikonpirmasi membenarkan kejadian laka tersebut, dan pihaknya sangat menyayangkan kurang perhatiannya selaku orang tua dalam hal melakukan pengawasan kepada anak-anaknya.ucapnya
Apa lagi menurut laporan dari anggota yang melaksanakan pengecekan di TKP bahwa kecelakaan tersebut melibatkan anak dibawah umur dan statusnya masih pelajar, kemudian kendaraan yang dipergunakan tidak layak jalan karena tidak ada penerangan serta berboncengan lebih dari satu yaitu bonceng tiga.
“Saya menghimbau kepada seluruh orang tua agar lebih intensif melakukan pengawasan serta tidak memberikan penggunaan kendaraan kepada anak-anaknya yang belum cukup umur. Agar tidak terjadi sesuatu hal yang tidak kita inginkan,” tutupnya.
Penulis: Widi









