Home / Kalbar

Kamis, 14 Januari 2021 - 11:38 WIB

Ini Penyebab Dua Pesawat Gagal Mendarat di Bandara Supadio Karena Cuaca Buruk

Pontianak  – Dua pesawat komersil dari maskapai Garuda dan Lion Air rute Jakarta-Pontianak gagal landing di Bandara Internasional Supadio Pontianak,  sore, Kalbar, Rabu, kata General Manajer PT Angkasa Pura II Cabang Bandara Internasional Supadio Pontianak Eri Briliantoro.

“Memang benar hari ini ada dua maskapai yang dialihkan pendaratan (divert) disebabkan cuaca buruk,” kata Eri Briliantoro di Sungai Raya.

Dia menjelaskan kedua pesawat tersebut dengan kode penerbangan GA 504 miliki maskapai Garuda Indonesia, dan kode penerbangan JT 684 milik maskapai Lion Air terpaksa dialihkan mendarat di bandara lain.

“Divert (bukan di tujuan semula) dan RTB (Return to Base) atau pesawat yang sudah terbang untuk beberapa saat tetapi kembali lagi ke bandar udara awal atau bandar udara alternatif terdekat karena alasan tertentu, itu hal lumrah dalam dunia penerbangan, karena mengutamakan faktor keselamatan penerbangan,” ungkapnya.

Baca juga  Kubu Raya Sambut Pembukaan City Mall Bangkitkan Perekonomian Lokal

Dampak cuaca buruk itu, untuk pesawat Lion Air dialihkan ke Batam, sedangkan pesawat Garuda dialihkan ke Palembang, katanya.

Selain dua pesawat itu, satu pesawat lainya milik Sriwijaya Air juga hampir mengalami hal serupa namun berhasil landing di Bandara Supadio Pontianak.

“Saat cuaca kurang baik tadi pesawat, Sriwijaya Air sempat landing. Itu karena cuacanya sempat terang sedikit dan jarak pandang sempat memenuhi standar. Sementara itu pesawat Batik Air sempat Holding. Kalau sudah begitu ada keputusan apakah akan landing atau divert,” jelasnya.

Baca juga  Kodim Mempawah Bedah Rumah Warga Segedong

Ia menyebutkan faktor cuaca ada beberapa, salah satunya karena angin atau jarak pandang yang memang di bawah standar sehingga bisa mengganggu keselamatan penerbangan.

“Makanya setiap pengoperasian penerbangan pesawat perlu mengetahui cuaca yang mengacu pada BMKG. Data ini akan diteruskan kepada ATC maupun pilot salah satunya saat akan landing untuk mengambil keputusan apakah landing atau divert,” katanya. (ANTARA)

Share :

Baca Juga

Kalbar

Warga Kubu Raya Nilai, Kerja Karolin Untuk Masyarakat Kalbar Sudah Terbukti

Kalbar

Pemungutan Suara Pilgub Kalbar 2018 Kecamatan Menjalin Aman Kondusif

Kalbar

Terpilih Rezekikasari Sebagai Ketua Umum POSSI Kalbar

Kalbar

Pilgub Kalbar – Karolin Belum Ketahui Calon Wakilnya

Kalbar

Peraben Kubu Raya Menaruhkan Harapan ke Karolin-Gidot Memimpin Kalbar

Kalbar

Bangun Olahraga Dengan Digitalisasi Data

Kalbar

Warga Sintang Tolak Pemekaran PKR, Ini Alasannya

Kalbar

Pemkab Sambas Ajukan Raperda Pembangunan Industri
error: Content is protected !!