Home / Kalbar

Kamis, 4 Maret 2021 - 09:08 WIB

Bantu Tangani Karhutla, Wabup Sujiwo Salurkan Mesin Pompa Air ke Desa Limbung

PROKOPIM KUBU RAYA – Wakil Bupati Kubu Raya Sujiwo menyerahkan bantuan mesin pompa air kepada Pemerintah Desa Limbung, Rabu (3/3). Bantuan yang secara simbolis diserahkan di Kantor Desa Limbung tersebut diterima langsung Kepala Desa Limbung Wiyono.

Sujiwo berharap bantuan mesin pompa air dapat menambah semangat para petugas dalam memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Desa Limbung. Imbauan kepada semua pihak agar tidak membakar lahan juga disampaikan Sujiwo pada saat menyerahkan bantuan tersebut.

“Pak Kades kemarin mengadu ke saya.Katanya sudah ke sana ke sini tetapi belum dapat bantuan. Makanya hari ini saya serahkan bantuan dengan harapan bantuan ini dapat membantu masyarakat Desa Limbung memadamkan kebakaran hutan dan lahan. Totalnya ada lima yang saya serahkan. Sebagian sudah diserahkan di dua dusun, yakni di Sidomulyo dan Mulyorejo,” katanya.

Baca juga  Midji Optimistis Menang 65 Persen di Bengkayang

Sujiwo menambahkan bahwa penanganan karhutla di Desa Limbung dan sekitarnya harus menjadi perhatian dari banyak pihak agar bencana tersebut tidak sampai mengganggu aktivitas penerbangan. Hal itu disampaikan Sujiwo mengingat Bandara Internasional Supadio berlokasi di desa tersebut.

“Penanganan yang tidak optimal dapat memperluas areal yang terkena karhutla sehingga mengakibatkan kabut asap semakin pekat. Aktivitas penerbangan dikhawatirkan terganggu karena Desa Limbung ini merupakan areal penerbangan,” ungkapnya.

Kepala Desa Limbung Wiyono berterima kasih atas bantuan yang disalurkan Wakil Bupati Kubu Raya Sujiwo. Ia menyatakan mesin pompa air sangat bermanfaat bagi para petugas pemadam kebakaran. Karena mesin yang selama ini digunakan mengalami kerusakan.

Baca juga  Hasil 16 Besar Euro 2024 Tadi Malam: Spanyol Hentikan Mimpi Georgia,Inggris Lolos Dramatis

“Kemarin ada beberapa mesin yang petugas kita gunakan, namun sudah rusak. Rusak karena digunakan nonstop selama tiga minggu, siang dan malam akhirnya jebol,” tuturnya.

“Kalau boleh jujur, areal yang terbakar luasannya mencapai ratusan hektare. Kalau mau dipadamkan semua tidak mungkin, kecuali kalau sudah musim hujan. Paling tidak kita lindungi fasilitas umum. Di sana ada SMA 4, SMP 12 dan SD 05 yang keberadaannya tepat di lokasi yang sering terjadi kebakaran,” tambahnya. (Rio)

Share :

Baca Juga

Kalbar

Jadi Warisan Budaya, Cornelis : Meriam Karbit Melayu Pontianak Harus Go Internasional

Kalbar

Tjhai Chui Mie Janji Selesaikan Polemik Aset Singkawang

Kalbar

Dengan Semangat Anggota Polsek Kuala Behe, Bersama Masyarakat Mendukung HUT RI Yang Ke 73

Kalbar

Yohanes Ontot: Jangan Membakar Sembarangan

Kalbar

Pemda Sanggau Salurkan Sapi Qurban

Kalbar

Panglima Kodam XII/TPR Bersama Kapolda Kalbar, Tinjau TPS di Kabupaten Perbatasan Republik Indonesia-Malaysia

Kalbar

Forkopinda Kalbar Nobar Pidato Kenegaraan Presiden RI

Kalbar

Lega Rasanya, Stok Kebutuhan Pokok Di Pontianak Aman
error: Content is protected !!