Home / Kalbar

Kamis, 4 Maret 2021 - 09:08 WIB

Bantu Tangani Karhutla, Wabup Sujiwo Salurkan Mesin Pompa Air ke Desa Limbung

PROKOPIM KUBU RAYA – Wakil Bupati Kubu Raya Sujiwo menyerahkan bantuan mesin pompa air kepada Pemerintah Desa Limbung, Rabu (3/3). Bantuan yang secara simbolis diserahkan di Kantor Desa Limbung tersebut diterima langsung Kepala Desa Limbung Wiyono.

Sujiwo berharap bantuan mesin pompa air dapat menambah semangat para petugas dalam memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Desa Limbung. Imbauan kepada semua pihak agar tidak membakar lahan juga disampaikan Sujiwo pada saat menyerahkan bantuan tersebut.

“Pak Kades kemarin mengadu ke saya.Katanya sudah ke sana ke sini tetapi belum dapat bantuan. Makanya hari ini saya serahkan bantuan dengan harapan bantuan ini dapat membantu masyarakat Desa Limbung memadamkan kebakaran hutan dan lahan. Totalnya ada lima yang saya serahkan. Sebagian sudah diserahkan di dua dusun, yakni di Sidomulyo dan Mulyorejo,” katanya.

Baca juga  Tahanan Kabur 10 Hari Berhasil Ditangkap Kembali oleh Tim Gabungan Kejati Kalbar

Sujiwo menambahkan bahwa penanganan karhutla di Desa Limbung dan sekitarnya harus menjadi perhatian dari banyak pihak agar bencana tersebut tidak sampai mengganggu aktivitas penerbangan. Hal itu disampaikan Sujiwo mengingat Bandara Internasional Supadio berlokasi di desa tersebut.

“Penanganan yang tidak optimal dapat memperluas areal yang terkena karhutla sehingga mengakibatkan kabut asap semakin pekat. Aktivitas penerbangan dikhawatirkan terganggu karena Desa Limbung ini merupakan areal penerbangan,” ungkapnya.

Kepala Desa Limbung Wiyono berterima kasih atas bantuan yang disalurkan Wakil Bupati Kubu Raya Sujiwo. Ia menyatakan mesin pompa air sangat bermanfaat bagi para petugas pemadam kebakaran. Karena mesin yang selama ini digunakan mengalami kerusakan.

Baca juga  Cornelis : Mendagri dan Menkeu Harus Berikan Solusi Kepada Daerah Yang PAD Tidak Mencukupi

“Kemarin ada beberapa mesin yang petugas kita gunakan, namun sudah rusak. Rusak karena digunakan nonstop selama tiga minggu, siang dan malam akhirnya jebol,” tuturnya.

“Kalau boleh jujur, areal yang terbakar luasannya mencapai ratusan hektare. Kalau mau dipadamkan semua tidak mungkin, kecuali kalau sudah musim hujan. Paling tidak kita lindungi fasilitas umum. Di sana ada SMA 4, SMP 12 dan SD 05 yang keberadaannya tepat di lokasi yang sering terjadi kebakaran,” tambahnya. (Rio)

Share :

Baca Juga

Kalbar

Pemprov Kalbar Terima Aspirasi BEM Se-Indonesia, Dorong Pembangunan Kalimantan Barat

Kalbar

Tinjau  Masjid Agung Kota  Juang Melawi, Gubernur Ria Norsan Harap Jadi Pusat Peradapan Umat

Kalbar

Pontianak Raih Penghargaan Pemberian Akta Lahir Gratis

Kalbar

Karolin Ikut Rasakan Kebahagiaan Ramadhan Bersama Muslim Kalbar

Kalbar

Kapolres Landak Kunjungi Yayasan Hati Suci, Ajak Tekan Penyebaran Virus Covid-19

Kalbar

Kukuh Triatmaka: Meningkatkan Pemahaman dan Pengetahuan ASN

Kalbar

Pedagang Kambing Kurban Singkawang Keluhkan Penjualan Sepi

Kalbar

Cornelis Pamit ke Legislator
error: Content is protected !!