Home / TNI

Minggu, 25 April 2021 - 17:17 WIB

Prajurit Tanjungpura yang Tergabung Dalam Satgas Indo RDB TNI Konga XXXIX-C MONUSCO Berhasil Turunkan Milisi Bersenjata Terbesar di Kongo

Walungu, Sabtu (24/4/21) – Prajurit Tanjungpura memang selalu berhasil dalam menjalankan tugasnya. Kali ini keberhasilan ditunjukkan oleh para Prajurit Yonif 644/Walet Sakti yang tergabung dalam Satgas Indo RDB TNI Konga XXXIX-C MONUSCO Kongo, dengan cara persuasif mereka telah berhasil menurunkan Milisi Bersenjata terbesar yang selama ini mengancam stabilitas keamanan Republik Demokratik Kongo.

Sebanyak 31 Orang Milisi termasuk didalamnya 1 Orang Milisi Wanita kembali ke masyarakat dan menyerahkan senjata yang dimiliki kepada Satgas pada hari Rabu, 21 April 2021 kemarin di Desa Maiminggi.

Penjemputan Milisi ini dipimpin langsung oleh Komandan Satgas Indo RDB XXXIX-C Kolonel Inf Sandi Kamidianto. Seluruh milisi yang turun ini merupakan Kelompok Milisi Raia Mutomboki Ndarumangga dengan pimpinan bernama Mr. Munyololo Mbao Ndarumangga, yang merupakan salah satu Milisi Bersenjata terbesar yang selama ini menggancam stabilitas keamanan di DRC.

Baca juga  Profil Joko Sutopo Bupati Wonogiri Disorot Usai Seluruh Kades Dapat Yamaha NMax dengan Dana 9 Miliar

Adapun senjata yang berhasil diterima oleh Satgas dari Milisi diantaranya
18 pucuk AK, 2 pucuk RPG, 1 pucuk Mortir 60, 1 pucuk GPMG, 1 buah Spread (Tombak), 20 buah Magazen, dan Munisi kal 7.62 sebanyak 122 butir, Munisi kal 5.56 sebanyak 365 butir, Granat RPG sebanyak 1 buah.

Dansatgas Indo RDB XXXIX-C Kolonel Inf Sandi Kamidianto melalui rilisnya menerangkan, keberhasilan tersebut merupakan buah dari upaya pendekatan persuasif dan dialog dengan para tokoh masyarakat serta melaksanakan berbagai kegiatan patroli rutin dilanjutkan dengan kegiatan Civil Military Coordination (Cimic) di wilayah Area of Resposibility (AoR) Indo RDB.

“Dari upaya yang dilakukan sehingga Satgas berhasil meyakinkan para milisi untuk kembali ke masyarakat,” terang Dansatgas.

Selanjutnya para mantan Milisi beserta senjatanya diserahkan oleh Satgas kepada DDRRR Disarmament Demobilization Reintegration (DDR) untuk dilaksanakan proses lebih lanjut sesuai ketentuan UN. Dengan menyerahnya pimpinan dan anggota RM. Ndarumangga, maka kelompok milisi bersenjata ini tidak mengancam stabilitas keamanan di DRC.

Baca juga  Satgas Pamtas Yonif R 301/PKS, Gagalkan Upaya Penyelundupan Miras Ilegal

Dansatgas Indo RDB XXXIX-C menyampaikan bahwa, dalam operasi penjemputan milisi wanita ini juga melibatkan tim Female Engagement Team (FET) atau Kartini Indonesia. Tim FET ini dilibatkan untuk memberikan rasa aman. Karena diantara Milisi-milisi pria terdapat 1 orang milisi wanita.

“Satgas Indo RDB XXXIX-C dalam pelaksanaan tugasnya yaitu melaksanakan mandat MONUSCO yaitu Protection of Civilian (POC),” ujar Kolonel Inf Sandi Kamidianto. (Pendam XII/Tpr)

Share :

Baca Juga

TNI

Wasrik Solusi Tingkatkan Kinerja Satuan

TNI

Kodam XII/Tpr Akan Kerahkan Kekuatan Maksimal Amankan Pileg dan Pilpres

TNI

Pangdam XII/Tpr Bagikan Bingkisan Hari Raya Idul Fitri Kepada KBT

TNI

Kampanyekan PPKM Skala Mikro, Koramil Teluk Batang Bersama Satgas Covid-19 Bentuk RT Tangguh

TNI

Peduli Kesehatan Ibu dan Balita di Perbatasan, Satgas Yonif 643/Wns Bantu Posyandu

TNI

Kodim 1011/Klk Berikan Sosialisasi Penerimaan Prajurit TNI Pada Pelajar SMAN 1 Kuala Kapuas

TNI

Agar Tepat Sasaran, Babinsa Koramil Sengah Temila Monitoring Pemasangan Label Penerima PKH

TNI

Sederhana, Satgas Pamtas Yonif 642 Rayakan HUT ke-56 di Medan Tugas
error: Content is protected !!