Home / Polri

Rabu, 5 Mei 2021 - 09:27 WIB

3.200 Polisi disiagakan Untuk Penyekatan Perbatasan Jelang Idul Fitri

Sulawesi Selatan (Landak News) – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan menyiagakan 3.200 personel untuk penyekatan perbatasan beberapa daerah menjelang Idul Fitri 1442 Hijriah.

Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdisyam di Makassar, Selasa (4/5), menyampaikan personel tersebut juga akan menggelar Operasi Ketupat pada hari H atau Idul Fitri berdasarkan ketetapan Mabes Polri.

“Pada beberapa titik kita juga melakukan penyekatan bersama seluruh jajaran dari TNI dan pemerintah daerah, nanti ini kita akan kembali bicarakan,” katanya.

Penyekatan tersebut akan berlangsung sejak 6 hingga 17 Mei 2021.

Ia mengatakan telah ada instruksi dari Presiden bahwa tidak ada mudik kecuali perjalanan dinas serta masyarakat yang kesehariaannya mengantar barang dan jasa dengna moda transportasi dan sebagainya.

Mengenai penyekatan arus mudik di Sulsel, Irjen Pol Mardisyam juga menyebut bahwa akan membangun posko jaga di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, seperti yang telah dilakukan di perbatasan Kabupaten Jeneponto dan Bone serta beberapa daerah lainnya.

Baca juga  Kanit Intelkam Lakukan Pengawasan Terhadap Sembako Pasca Nataru

“Kita juga akan perketat di bandara, insyaallah kita akan bangun posko di sana. Sama dengan perbatasan Jeneponto juga sudah ketat sekali, termasuk Bone juga sudah saya cek dan kita perketat semua,” katanya.

Meski begitu, ia menyebutkan pengawasan tersebut tidak hanya dari pihak kepolisian tetapi melibatkan pula para pengelola dengan tim pos stationer meliputi unsur TNI, Polri, dan pemda.

“Kita sesuaikan nanti dengan daerah masing-masing, pasti ada tim gabungan. Soal mudik, pokoknya Lebaran di daerahnya sendiri, pilihannya memang berat tetapi ini untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19,” katanya.

Baca juga  Pj. Bupati Landak Hadiri Penyerahan Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP-2) dan KKM Mahasiswa IKIP-PGRI Pontianak Tahun Akademik 2022/2023.

Dalam menjaga penyebaran COVID-19, pemerintah dan seluruh unsur terkait tidak boleh lengah karena adanya lagi COVID-19 varian baru yang telah menyebar di India.

Dalam mengantisipasi penyebarannya, katanya, juga dilakukan pembatasan pengunjung pada setiap pusat perbelanjaan agar masyarakat tetap mampu menjaga protokol kesehatan, salah satunya dengan rekayasa jalan terhadap akses masuk pengunjung.

“Pokoknya tidak boleh lengah karena ada virus baru yang lebih ganas. Makanya pada akses masuk pengunjung terhadap tempat-tempat keramaian nantinya kita akan mengontrol hanya 50 persen, jika sudah mau lebih nanti kita alihkan agar tidak boleh masuk,” katanya. (Antara)
 

Share :

Baca Juga

Polri

Piket Rutin, Kontrol Tanahan

Polri

Babhinkamtibmas Polsek SengahTemila Terus Lakukan Patroli sambang dan Penggalangan

Polri

Peran Serta Masyarakat Adalah Kunci Keberhasilan TMMD

Polri

Kapolsek Ngabang Sambangi Koramil Ngabang

Polri

Dobang Warga Kayu Tanam : Lupa Nama Ingat Orangnya

Polri

Jaga Kondusifitas, Bhabinkamtibmas Polsek Menyuke Sambangi Puskesmas

Polri

Kapolsek Menyuke Hadiri Pembukaan Festival Budaya di SMK Agape In Christo Ansang

Polri

Bhabinkamtibmas Polsek Kuala Behe Lakukan Monitor Sekaligus Pengamanan Vaksinasi di Desa Nyayum
error: Content is protected !!