Home / Kalbar

Rabu, 5 Mei 2021 - 09:16 WIB

Satgas Covid-19 Kalbar Ingatkan Potensi Terjadinya 8 Klaster Baru

PONTIANAK (LANDAK NEWS) – Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat Harisson menjelaskan, bila masyarakat tidak patuh terhadap protokol kesehatan atau tidak disiplin menjalanan prokes, terutama dalam memakai masker yang baik dan benar, menjaga jarak satu sama lain minimal, 1,5 meter- 2 meter, sering cuci tangan pakai sabun dibawah air yang mengalir, maka dalam waktu dekat akan terjadi lonjakan kasus konfirmasi Covid-19.

Menurutnya, diprediksi setelah lebaran akan ada lonjakan kasus konfirmasi dari, Klaster taraweh, Klaster bukber, Klaster pusat perbelanjaan, Klaster pasar juadah, Klaster mudik bareng sebagai pelanggaran larangan mudik, Klaster shalat ied, Klaster silaturahmi lebaran dan Klaster tempat wisata.

Lonjakan kasus ini juga dipicu dengan adanya mutasi virus yang sudah terdeteksi di Kalbar, hal ini diketahui dari genom sequencing yang dilakukan oleh Untan.

Baca juga  Laporan Terkini Penanggulangan Bencana di Kabupaten Landak, Banjir di Beberapa Kecamatan Terpantau Sudah Mulai Surut

“Virus mutan ini bukan saja menyebabkan penularan jauh lebih cepat tetapi virus juga lebih ganas  yang akan menyebabkan terjadi nya peningkatan kasus kematian,” kata Harisson, Selasa (4/5/2021) pagi.

Saat ini, Kata Harisson, BOR atau tingkat hunian ruang isolasi perawatan covid di rumah sakit se Kalbar sudah 47 persen, diprediksi akan terus meningkat. Dikhawatirkan rumah sakit akan penuh, seiring dengan meningkatnya kasus, sehingga banyak pasien yang tidak dapat dilayani di rumah sakit.

“Untuk itu masyarakat harus benar-benar waspada, laksanakan dengan penuh kedisiplinan protokol kesehatan,” pintanya.

Mantan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Hulu ini mengatakan, Pemerintah Provinsi sudah meminta Kabupaten Kota untuk bersiap menghadapi lonjakan kasus. Rumah Sakit sudah diminta untuk menyiapkan ruang tambahan dan tempat tidur tambahan, termasuk obat, alat dan tenaga kesehatan yang melayani.

Baca juga  Polres Landak Gelar Press Release Juli-Agustus 2021, Tersangka Narkoba Miliki Senjata Api

Disamping itu Satgas Kalbar juga sudah meminta Satgas Kabupaten Kota untuk terus melaksanakan tracing dan testing, serta terus mengingatkan masyarakat untuk menerapkan prokes.

Apabila terdapat kasus konfirmasi atau positif dari hasil tracing dan testing, merurut Harisson harus segera diteruskan atau diberitahukan ke Posko Penanganan Covid-19 tingkat Desa, Kelurahan dan RT, agar posko ini dapat melakukan pengawasan dalam pelaksanaan isolasi mandiri yang dilakukan oleh warganya yang positif dan mengambil langkah langkah penanganan selanjut nya sesuai dengan Inmendagri Nomor 10 tahun 2021 dan SK Gubernur Kalbar No 280 tahun 2021 tentang Pelaksanaan PPKM berbasis mikro. (Suara Borneo)

Share :

Baca Juga

Kalbar

Awasi Sebaran COVID-19 dan Arus Mudik di Perbatasan

Kalbar

Meraih Mimpi Masa Depan Melalui Beasiswa Kartu Indonesia Pintar

Kalbar

Pastor Yanto Berkati Pernikahan Kristianus-Katarina

Kalbar

Baguna Kalbar Salurkan Paket Takjil dan Masker Kain

Kalbar

Karolin : Pembangunan Perbatasan Harus Dioptimalkan

Kalbar

Dinas : Pendidikan Pancasila Harus Dimulai Sejak Dini

Kalbar

Sanggar Tuah Production Luncurkan Album Kubu Raya Menanjak

Kalbar

Lakalantas di Jalan Trans Kalimantan, Karolin Turun Bantu Urai Kemacetan
error: Content is protected !!