Home / TNI

Jumat, 16 Juli 2021 - 13:08 WIB

Pangdam XII/Tpr dan Forkopimda Tinjau Vaksinasi Covid-19 Lintas Agama

Pontianak, Kamis (15/7/21) – Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad bersama Forkopimda Provinsi Kalimantan Barat menghadiri acara pembukaan sekaligus meninjau secara langsung pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Lintas Agama yang dilaksanakan di Aula Universitas Muhammadiyah Pontianak, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kota Pontianak.

Vaksinasi Lintas Agama ini diselenggarakan oleh Muhammadiyah bekerja sama dengan Kemenkes RI, TNI-Polri, Satgas Covid-19 Provinsi Kalimantan Barat serta Organisasi keagamaan lainnya. Kegiatan vaksinasi dibuka secara resmi oleh Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin melalui daring. Imunisasi massal ini akan dilaksanakan selama tiga hari, dimulai hari ini.

Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad mengatakan, Kodam XII/Tpr sangat mendukung kegiatan vaksinasi massal yang diinisiasi olen Muhammadiyah ini.

“Dalam kegiatan ini Kodam XII/Tpr mendukung dengan mengerahkan satu tim dari Kesdam XII/Tpr untuk terlibat langsung menjadi vaksinator bergabung bersama yang lainnya,” kata Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad.

Sedangkan sebelumnya, Menkes RI, Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa pemerintah menargetkan sebanyak 181,5 juta orang untuk satu kali suntik atau 363 juta suntikan harus dilakukan tahun ini. Dan karena keterbatasan vaksin membuat Indonesia hanya bisa menerima 70 juta dosis sampai bulan Juni. Jadi dari Januari sampai Juni memiliki 70 juta dosis.

Baca juga  Satgas Yonif 645/Gty, Sumbang Semen dan Bantu Cor Jalan di Perbatasan

“Untuk Juli – Desember kita akan memiliki 90 juta dosis. Jadi kita harus menyuntik 4 kali lipat lebih cepat dan lebih banyak di banding semester pertama,” katanya.

Oleh karena itu kata Menkes, perlu bantuan semua pihak untuk melaksanakan vaksinasi, karena tidak mungkin Kemenkes menyelesaikan sendiri. Menurutnya pasti bisa kalau bersama-sama. Tidak mungkin Kemenkes bisa eksklusif menyelenggarakan vaksinasi sendiri, tapi pasti bisa kalau melibatkan seluruh Pemda dan organisasi kemasyarakatan lainnya.

“Tidak mungkin pemerintah bisa sukses menjalankan program vaksinasi ini, kalau kita tidak bisa menerjemahkannya sebagai sebuah gerakan yang dimiliki secara gotong royong oleh semua komponen bangsa,” tegasnya.

Sedangkan Gubernur Kalbar, H. Sutarmidji, S.H., M.Hum., mengucapkan terimakasih atas inisiatif Muhammadiyah serta yang lainnya untuk melaksanakan vaksinasi lintas agama dan lintas etnis.

Baca juga  Pompa Semangat, Kodim 1011 Dukung Sarana Bagi Atlet Tembak

“Ini dalam rangka upaya kita untuk percepatan capaian target vaksinasi di Kalimantan barat atau di Pontianak,” kata Gubernur.

H. Sutarmidji menyebutkan untuk target di Kota Pontianak sampai dengan 17 Agustus 2021 nanti harus sudah ada 250 ribu orang yang divaksin. Kemudian untuk Kalbar harus sudah mencapai 1 juta orang. Diungkapkannya, saat ini antusias masyarakat untuk divaksin sangat sangat tinggi.

“Kesadaran masyarakat untuk divaksin sudah sangat baik. Mudah-mudahan kita bisa melaksanakan ini dengan segala cara dan koordinasi. Tapi hari ini kordinasi antara TNI-Polri dan Pemda dalam penyelenggaraan vaksinasi sangat baik. Berharap terus kita tingkatkan, sehingga target-target capaian itu bisa kita lakukan,” tutupnya. (Pendam XII/Tpr)

Share :

Baca Juga

TNI

Momen Makan Malam Pangdam XII/Tpr Bersama Panglima Divisyen 1 TDM di Malaysia

TNI

Yonif Raider 631/Antang Raih Juara Lomba Renang Militer di Kalbar

TNI

Babinsa Koramil 02/Mph Hulu, Monitoring Harga Sembako di Pasar Desa Karangan Kecamatan Mempawah Hulu

TNI

Dukung Program Ketahanan Pangan, Dandim Sambas Bersama Forkopimda Tanam Jagung Perdana

TNI

Bedah Rumah Uging Sudah 15 Persen

TNI

Ringankan Beban Warga Perbatasan, Satgas Yonif 407 Gotong Royong Perbaiki Jembatan

TNI

Dandim Pimpin Acara Pelepasan Purna Tugas Anggota Kodim 1206/Psb

TNI

Buka Baksos HUT Satuan ke-66, Pangdam Tanjungpura Apresiasi Kecintaan Masyarakat Kepada TNI
error: Content is protected !!