Home / Politik

Selasa, 27 Juli 2021 - 05:57 WIB

Wapres Sebut Covid Dipakai untuk Picu Distrust ke Pemerintah

Wapres Ma’ruf Amin menyebut ada pihak yang mencoba memicu distrust pada Pemerintah terkait pandemi. (Foto: Sekretariat Wakil Presiden)
Jakarta, CNN Indonesia -Wakil Presiden Ma’ruf Amin menyatakan ada sejumlah pihak yang memanfaatkan isu pandemi Virus Corona (Covid-19) sebagai alat untuk membangun ketidakpercayaan atau distrust terhadap pemerintah.
Hal tersebut disampaikan dalam acara Khataman Shalawat Nariyah dan Doa untuk Keselamatan Bangsa dari Wabah secara virtual, Senin (26/7).

“Isu Covid, isu kesulitan ekonomi ini oleh pihak-pihak tertentu dijadikan upaya untuk men-distrust, memberikan ketidakpercayaan kepada pemerintah,” kata Ma’ruf dalam sambutannya, Senin (26/7).

Dalam acara dalam peringatan Milad ke 46 Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ma’ruf juga meminta seluruh jajaran MUI dari pusat hingga daerah berperan aktif mencegah agar jangan sampai ada kelompok yang menggunakan isu Covid-19 dan kesulitan ekonomi untuk mengobarkan distrust.

Baca juga  Rumah Tahan Gempa Jadi Solusi Hadapi Bencana Gempa

“Jangan sampai ada kelompok yang menggunakan isu Covid-19 dan kesulitan ekonomi dalam rangka membangun, mengobarkan distrust, ketidakpercayaan kepada pemerintah,” ujarnya.

Oleh sebab itu, menurut Ma’ruf, selain menanggulangi wabah, menjaga keselamatan negara dari hal-hal tersebut juga perlu dilakukan. Sebab, pihak-pihak tersebut justru malah mengeksploitasi isu Covid sebagai alat untuk membangun ketidakpercayaan terhadap pemerintah.

“Saya ingin sampaikan juga, selain kita menjaga, mengobati, menjaga daripada wabah, yang bahayanya sangat kemana-mana, yang kita harus jaga juga adalah keselamatan negara secara lebih besar,” ujar Ma’ruf.

“Dari apa? Dari upaya-upaya orang yang menjadikan wabah, mengeksploitasi wabah Covid ini, dan kesulitan ekonomi dijadikan alat untuk membangun distrust terhadap pemerintah,” kata dia menambahkan.

Menurutnya, semua pihak juga menghadapi goncangan-goncangan ekonomi, hingga penyebaran arus informasi, di samping pandemi itu sendiri.

Penyebaran arus informasi ini, kata dia, membanjiri seluruh kanal media masyarakat. Namun demikian, informasi yang beredar itu pun tidak seluruhnya benar.

Baca juga  Personel Kodam XII/Tpr Terima Sosialisasi SOP AP dari Sopsad

“Ini semua menunjukkan, jadi kita dalam menghadapi Covid, kita juga menghadapi goncangan-goncangan ekonomi, kita juga menghadapi informasi-informasi yang membanjir di mana-mana. Dan itu ada yang benar, ada yang tidak benar,” ungkapnya.

Diketahui, sejumlah pakar menilai penanganan pandemi selama 1,5 tahun tak begitu baik lantaran lonjakan kasus positif dan kasus kematian masih terjadi. Kepentingan ekonomi disebut masih dominan ketimbang kepentingan kesehatan.

(arh/arh)

Baca artikel CNN Indonesia “Wapres Sebut Covid Dipakai untuk Picu Distrust ke Pemerintah” selengkapnya di sini: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20210726213841-32-672516/wapres-sebut-covid-dipakai-untuk-picu-distrust-ke-pemerintah.

Download Apps CNN Indonesia sekarang https://app.cnnindonesia.com/

Share :

Baca Juga

Politik

Pakar: Penentuan Batas Umur Capres dan Cawapres Kewenangan DPR dan Pemerintah

Politik

Pasangan Hevi Luncurkan Kampanye Dialogis

Politik

Kaesang Dukung PKS Ajukan Kader Sendiri Jadi Cagub di Pilkada Jakarta, Cara Jitu Kalahkan Anies?

Politik

Pilkada Landak Dibayangi Kotak Kosong

Politik

Hambat Orang Nyapres, Yusril: Presidential Threshold Tak Berguna

Politik

Anis Matta Ingatkan soal ‘Public Mood’ yang  Bisa Berujung Pada Ledakan Sosial

Politik

Gibran Dipastikan Tetap Jadi Cawapres Prabowo, Meski…

Politik

Partai Gelora Minta Pemerintah Sediakan Fasilitas Kesehatan dan Jaminan Sosial Bagi Petugas Pemilu 2024
error: Content is protected !!