Ngabang, Landak – Bertempat di ruang Balai Kemitraan Polisi Masyarakat (BKPM) Polres Landak di laksanakan Focus Grup Discussion (FGD) secara Virtual yang di hadiri oleh oleh Kapolres Landak AKBP Stevy Frits Pattiasina beserta Forkopimda Kabupaten Landak. Rabu (06/10/21).
FGD Bertemakan “Harmonisasi umat beragama dalam rangka mereduksi berkembangnya paham intoleransi pro kekerasan di wilayah provinsi Kalimantan Barat”.
Hadir dalam pelaksanaan Virtual Zoom meeting selain Kapolres Landak yaitu Kasat Intelkam Polres Landak AKP Imbang Sulistyono, Kasat Binmas Ra’in, Dandim 1204 Mempawah yang diwakili Danramil Ngabang Letda Suwandi, Kajari Kabupaten Landak di wakili Kasi Intel Kejari Apriadi Miradian, Wakil Ketua Pengadilan Kabupaten Landak Intan Panji Nasarani, Kemenag Kabupaten Landak H. Mukhlis, Plt. Kesbangpol Kabupaten Landak Silvanus. S, Wakil ketua FKUB Kabupaten Landak H. Ahmad Fauzi, Ketua MUI Kabupaten KH. Lukman Q dan Ketua DAD Kabupaten Landak diwakili oleh Bendahara DAD Kabupaten Landak Cahyatanus.
Adapun rangkaian pelaksanaan FGD menyanyi kan Lagu Indonesia Raya, Pembacaan Do’a oleh Kemenag Provinsi Kalimantan Barat, Laporan Kesbangpol Provinsi Kalimantan Barat, Sambutan Gubernur Kalimantan Barat, Pemutaran Video Toleransi umat beragama di Kalimantan Barat dan Diskusi Forkopimda Kalimantan Barat.
Dalam pelaksanaan kegiatan FGD secara Virtual Kapolda Kalimantan Barat Irjen Pol Dr. Drs. Remigus Sigit Tri Hardjanto memberikan paparan diantaranya peran Polri dalam menjaga kerukunan antar umat beragama.
“Dalam UU No. 2/2002 pasal 5 bahwa peran Polri sebagai alat negara memelihara keamanan, penegakan hukum dan memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat” ucap Kapolda Kalbar
Setelah Paparan Kapolda Kalbar dilanjutkan paparan oleh Kasdam XII Tanjungpura Kalimantan Barat, Paparan Badan Koordinasi Intelijen Kajati Kalimantan Barat, Paparan MUI Kalimantan Barat, Paparan Pastor Uskup Agung Kota Pontianak, Paparan Pakar Sejarawan Kalimantan Barat dan terakhir tanya jawab.
Penulis : Unggul (Humas Polres Landak)










