Home / Polri

Rabu, 27 April 2022 - 23:15 WIB

Kapolres Landak Hadiri Upacara Ritual Naik Dango ke 37

Ngabang – Kapolres Landak AKBP Stevy Frits Patiasina,S.I.K.,S.H.,M.H.,menghadiri upacara ritual Adat Naik Dango ke 37 di Landak yang dibuka oleh Bupati Landak Karolin Margret Natasa.

Kegiatan Naik Dango ke – 37 di Rumah Radakng Aya’ dengan dihadiri Kajari Landak,Ketua Pengadilan Negeri Ngabang dan seluruh lapisan masyarkat di Kabupaten Landak, para Tokoh Adat Dayak serta Ketua dan Pengurus DAD di tiga Kabupaten yakni Kabupaten Landak, Kabupaten Mempawah dan Kabupaten Kubu Raya, Rabu (27/04/22).

Tampak antusiasme masyarakat mengikuti rangkaian acara adat Naik Dango di Kabupaten Landak,
Naik Dango ke 37 ini kali pertama Kapolres Landak AKPB. Stevy mengikuti upacara adat selama tugas di Kalbar Pungkasnya Upacara adat masyarakat Kalimantan Barat dalam hal ini Dayak Kanayatn melaksanakan upacara adat Naik Dango yang merupakan sebuah upacara untuk menghaturkan rasa syukur terhadap Nek Jubata atau Sang Pencipta atas berkah yang diberikannya berupa hasil panen yakni padi yang berlimpah.

Baca juga  Polsek Mandor Gelar Jum'at Curhat di Kantor Desa Mandor

Dalam sambutan Bupati Landak Karolin Margret Natasa menyampaikan bahwa ritual naik dango menjadi momentum masyarakat Dayak Kanayatn mengucap syukur atas keberhasilan panen padinya, selaras dengan hal tersebut Bupati Landak sangat serius menggalakkan program pertanian yang dihasilkan dengan keberhasilan menjadi lumbung padi di Kalimantan Barat.

Menurut Stevy menjadi lumbung padi di Kalimantan Barat sehingga hal ini menjadi momen yang luar biasa, dalam pelaksanaan naik dango.

Bupati Karolin mengatakan ada dua dimensi dalam pelaksanaan naik dango ini yakni dimensi yang pertama terkait ketahanan pangan dan yang dimensi yang kedua terkait adat dan budaya.

“Dimensi pertama ketahanan pangan yang berkaitan dengan hasil pertanian, sehingga kita boleh mengucap syukur kepada tuhan atau jubata yang telah memberikan cuaca yang baik, kesehatan kepada para petani sehingga kita bisa panen dan hasil dari pedi tersebut bisa menjadi sumber penghidupan. Dimensi kedua adalah adat dan budaya yang naik dango kali ini belum bisa sepenuhnya berjalan seperti sebelum Pandemi COVID-19 karena sanggar-sanggar belum sepenuhnya kita libatkan, tetapi setiap tahun tetap kita jaga dan pelihara,” terang Karolin.

Baca juga  Anggota Polsek Sengah Temila Terus Lakukan Sosialisasi Saber Pungli

Untuk pelaksanaan ritual adat naik dango ke – 37 dapat terlaksana dengan baik dikarenakan situasi Pandemi COVID-19 di Kabupaten Landak yakni PPKM level 1, namun kegiatan tersebut tetap dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan.merupakan Upacara adat masyarakat Kalimantan Barat dalam hal ini Dayak Kanayatn melaksanakan upacara adat Naik Dango yang merupakan sebuah upacara untuk menghaturkan rasa syukur terhadap Nek Jubata atau Sang Pencipta atas berkah yang diberikannya berupa hasil panen yakni padi yang berlimpah. (r)

 

Share :

Baca Juga

Polri

Cegah Gangguan Kamtibmas Polsek Air Besar Laksanakan Pengamanan Shalat Ju,mat Di Masjid Nurul Yaqin Serimbu

Polri

Luar Biasa, Sehari Ada Tiga Kebakaran di Wilayah Hukum Polsek Ngabang

Polri

Alim Warga Desa Mandor dikunjungi Tadung Dan Menyapa Untuk Cegah Covid-19

Polri

Awas Bahaya Karhutla

Polri

Jelang Pleno Tingkat Kabupaten, Kapolsek Minta Personil Monitoring Wilayah

Polri

Warga Di Berikan Imbauan Oleh Kapolsek Terkait Virus Corona

Polri

Siswa-Siswi Pelajar di Sengah Temila diantar Jemput oleh Pak Polisi pergi dan Pulang Sekolah

Polri

Lantas Polres Landak Imbau Kamseltibcar Lantas Kepada Siswa
error: Content is protected !!