Home / Polri

Jumat, 30 September 2022 - 16:29 WIB

Kapolsek Sengah Temila Membuka Pembentukan Dan Pelatihan Kader Penanganan ODGJ Wilayah Kerja Puskesmas Pahauman

Sengah Temila – Kepala Kepolisian Sektor Sengah Temila Ipda Yulius Kartono membuka kegiatan Pembentukan dan Pelatihan Kader Penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) wilayah kerja Puskesmas Pahauman,

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Puskesmas Pahauman Kecamatan Sengah Temila Kabupaten Landak pada Kamis tanggal 29 September 2022

Sebelum di bukanya kegiatan tersebut Kapolsek Sengah Temila Ipda Yulius Kartono menyampaikan bahwa kegiatan pembentukan kader di wilayah kerja Puskesmas Pahauman adalah terobosan yang baik.

Dengan adanya pelatihan kader tersebut dapat menambah ilmu tehnis penanganan ODGJ dan berharap pihak Desa segera melengkapi data warga yang ODGJ dengan data yang lengkap yang bertujuan untuk mempermudah penanganannya serta pihak Desa yang sudah di tunjuk kadernya untuk dapat mensosialisasikan/Edukasi kepada warga maupun kelurga Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

Kami pihak Kepolisian khususnya Polsek Sengah Temila siap mendukung semua kegiatan Puskesmas Pahauman terkait Orang Dengan Gangguan Jiwa ( ODGJ ), ungkap Kapolsek.

Baca juga  Bhabinkamtibmas Bersama Kepala Desa Beserta Warga Bersihkan Tanah Longsor

dr. Angela Anjelina Cita selaku narasumber Pemegang Program ODGJ Puskesmas Pahauman awalnya memperkenalkan dirinya sebagai dokter yang di perbantukan di Puskesmas Pahauman mengharapkan pihak terkait membantu pihak Puskesmas Pahauman dalam penanganan ODGJ.

Dikatakannya dr. Angela bahwa yang menjadi target perawatan ODGJ adalah minimal dia bisa merawat diri sendiri.

“Perlu pula untuk care giver bisa melatih ODGJ mengontrol marah, halusinasi, meningkatkan harga diri dan melatih bersosialisasi” kata dr. Angela

Lanjut dr. Angela. Jika pasien mengalami peningkatan gejala, seperti marah-marah, mudah tersinggung, mondar mandir, tidak bisa diarahkan, mengamuk, memukul, tidak bisa tidur, teriak-teriak, maka sudah harus di lakukan pemeriksaan ke Puskesmas atau RS untuk mendapatkan injeksi, Deteksi dini kekambuhan pada ODGJ.

“Apakah Pasien sudah ada tanda-tanda tidak peduli terhadap perawatan diri seperti tidak mau mandi, tidak mau bekerja, tidak mau bersosialisasi dan tidak mau memanfaatkan faktor luang.

Baca juga  Personel Polres Landak Ikuti Binrohtal, Perkuat Integritas dan Pelayanan Humanis

Dikatakan dr. Angela, kekambuhan bisa terjadi karena tidak mau minum obat atau dosis obat yang tidak tepat dan ODGJ dibilang sembuh bila tanda gejala menurun.

Dalam kegiatan tersebut juga di hadiri oleh Kanit Binmas Polsek Sengah Temila Aipda H. Rimbun, SH, Bhabinkamtibmas Desa Sebatih dan Desa Saham Aipda Keristian, Bhabinkamtibmas Desa Pahauman, Desa Keranji Paidang dan Desa Paloan Bripka Deswi Candra, Kepala Puskesmas Pahauman Budi Santosa, SKM, Pj. Keswa Puskesmas Pahauman Suhar, A.Md. Kep, Narasumber Pemegang Program ODGJ Puskesmas Pahauman dr. Angela Anjelina Cita.

Kades Sebatih diwakili Kasi Ekbang Kinyo, S.Pd, Kades pahauman diwakili ketua BPD Pahauman Imanuel, Kades Paloan Donianus, Kades Keranji Paidang diwakili Kaur Umum Adianto, Kader Posyandu Desa Pahauman Albina Epi dan para Kader Undangan.

Share :

Baca Juga

Polri

Kapolsek Menyuke Lakukan Silahturahmi Coolling System Di Desa Darit

Polri

Patroli Dialogis, Begini Pesan yang disampaikan

Polri

Polsek Meranti Gelar Rapat Koordinasi Dukung Ketahanan Pangan Program 100 Hari Asta Cita

Polri

Anggota Polsek Mandor Ajak Pengguna Jalan Tertib Berlalu Lintas

Polri

Bhabinkamtibmas Polsek Menyuke Ikut Gotong Royong Perbaikan Jalan

Polri

Imbauan Adaptasi Kebiasaan Baru Bhabinkamtibmas Polsek Kuala Behe Datangi Warga

Polri

Bhabinkamtibmas Polsek Kuala Behe Tegur Warga Desa Binaannya Agar Pakai Masker

Polri

Kapolres Landak Buka Rapat Penyusunan LKIP Satker Polres Landak
error: Content is protected !!