Home / Polri

Rabu, 19 Oktober 2022 - 22:44 WIB

Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Anak Sungai Ruak Nyayum, Kecamatan Kuala Behe

Kuala Behe, Landak News– Kapolsek Kuala Behe IPTU Zulianto, bersama Kanit Reskrim Aiptu Herlinus Sipit dan anggota Polsek Kuala Behe mendatangi  Tempat Kejadian Perkara (TKP). Pasca menerima laporan dari masyarakat terkait dengan adanya penemuan seorang laki – laki ditemukan meninggal di anak sungai ruak, di Dusun Mutiara 1, Desa Nyayum Kecamatan Kuala Behe Kabupaten Landak, Rabu (19/10/22).

Setibanya Kapolsek Kuala Behe beserta anggota di Dusun Mutiara 1, pukul 14.30 wib; langsung memperoleh informasi dari warga bahwa sesosok mayat tersebut adalah warga Dusun Nyayum,  Desa Nyayum.

Mayat tersebut telah diangkat dari air anak sungai ruak (TKP) dan disemayamkan di rumah duka.

“Korban yang sudah diangkat warga diketahui berinisial ( H ) laki-laki merupakan warga Dusun Mutiara 1, Desa Nyayum, Kecamatan Kuala Behe, Kabupaten Landak, Kalbar,” imbuhnya.

Korban pertama kali diketahui oleh Herman (38 tahun) Laki – laki, Dusun Mutiara 1, Ds.Nyayum, Kecamatan Kuala Behe, Kecamatan Kuala Behe, Kabupaten Landak.

Baca juga  Sabhara Polsek Menyuke Selalu Mengajak Warga Untuk Mencegah Penyebaran Virus Covid-19

Ketika ia dalam perjalanan pulang dari kebun sekira pukul 12.30 wib melintasi pada Titi (kayu untuk menyeberangi anak sungai ruak) ia melihat seseorang berada di air sungai ruak dengan posisi miring dan kepala berada di dalam air serta tidak bergerak-gerak. Melihat hal tersebut Herman bergegas menuju Dusun Mutiara 1 untuk menginformasikan kepada warga lain dan bersama- sama memastikan keadaan orang yang berada di dalam air sungai tersebut.

Herman menerangkan bahwa setelah dicek ternyata seseorang tersebut laki – laki berinisial ( H ) dan langsung diangkat oleh warga untuk dibawa ke rumahnya. Lebar sungai ruak sekira 3 m dan kedalam air sekira 30 cm s/d 50 cm.

Berdasarkan keterangan dari istri korban berinisial J (48 Tahun) mengurus rumah tangga Alamat Dsn.Mutiara 1, Ds.Nyayum, Kec.Kuala Behe. Menerangkan bahwa suaminya ( H ) memang sudah lama mengidap penyakit darah tinggi dan pernah mengalami strooke sekitar 3 tahun yang lalu, Sdra ( H ) juga sering terjatuh di sekitaran lingkungan kampung apabila penyakitnya tiba-tiba kambuh, dan kerap kali dibantu warga yang melihatnya kambuh serta membantu mengantarkannya pulang kerumah.

Baca juga  Prediksi Juventus vs Porto di Liga Champions

Setelah datang Ke rumah duka, Kapolsek bersama Kanit reksrim dan anggota Polsek Kuala Behe pun meminta keterangan dari saksi dan terhadap keluarga korban. Keluarga korban menerima bahwa situasi tersebut adalah merupakan musibah, dan memahami bahwa sdra ( H ) memang mengalami sakit, dan keluarga tidak menghendaki dilakukannya tindakan Visum terhadap jenazah tersebut.

Penulis: Goliat (Humas Polsek Kuala Behe Polres Landak).

Share :

Baca Juga

Polri

Polsek Ngabang Gelar Jumat Curhat Dengan Warga di Warkop

Polri

Kunjungan Kerja Di Polsek Meranti, Kapolres Landak Perintahkan Anggota Polsek Meranti Agar Membantu Pemerintah Dalam Memutus Mata Rantai Penyebaran Covid-19

Polri

Turnamen Bola Volly Ajang Pererat Polsek Dengan Masyarakat

Polri

TNI – POLRI Tingkatkan Patroli Dialogis Di Wilkum Polsek Mandor

Polri

Bhabinkamtibmas Amankan Jalannya Vaksinasi Covid-19 Dosis ke-1 di SDN Nomor 47 Nilas

Polri

Danposramil Hadiri Pelantikan DAD Kecamatan Sengah Temila

Polri

Polisi Terus Sosialisasi Dan Ingatkan Kembali Kepada Warga Untuk Cegah Karhutla

Polri

Anggota Piket Menerima Laporan Masyarakat
error: Content is protected !!