Home / Internasional

Senin, 31 Oktober 2022 - 06:54 WIB

Ukiran Batu Berusia 2.700 Tahun Ditemukan di Mosul, Irak

  Pahatan batu berusia 2.700 tahun terlihat di Mosul, Irak, Senin, 24 Oktober 2022. (Foto: AP)  Link has been copied to clipboard     Beranda  Video  Polygraph  Daftar Program  Learning English  Ikuti Kami           Bahasa-bahasa 
   Cari    site logosite logo
Asia Pasifik      Live  Ukiran Batu Berusia 2.700 Tahun Ditemukan di Mosul, Irak  share 
      Ukiran Batu Berusia 2.700 Tahun Ditemukan di Mosul, Irak  29/10/2022  Associated Press  Pahatan batu berusia 2.700 tahun terlihat di Mosul, Irak, Senin, 24 Oktober 2022. (Foto: AP) 
  Pahatan batu berusia 2.700 tahun terlihat di Mosul, Irak, Senin, 24 Oktober 2022. (Foto: AP)  Teruskan 
         
  Lihat komentar   Print  Para arkeolog di Irak pekan lalu menemukan ukiran batu berusia 2.700 tahun yang menampilkan adegan perang dan pepohonan dari era Kesultanan Assyria, kata salah seorang arkeolog hari Rabu (26/10).  Ukiran pada lempengan marmer itu ditemukan oleh sekelompok arkeolog di Mosul, kota terbesar kedua di Irak, yang telah bekerja untuk memulihkan situs Gerbang Mashki kuno, yang dibuldoser para militan kelompok ISIS pada 2016.  Fadhil Mohammed, kepala proyek restorasi, mengatakan timnya terkejut atas temuan mereka yang berupa “delapan mural dengan prasasti, gambar dekoratif dan

Pahatan batu berusia 2.700 tahun terlihat di Mosul, Irak, Senin, 24 Oktober 2022. (Foto: AP) Link has been copied to clipboard   Beranda Video Polygraph Daftar Program Learning English Ikuti Kami      Bahasa-bahasa   Cari  site logosite logo Asia Pasifik   Live Ukiran Batu Berusia 2.700 Tahun Ditemukan di Mosul, Irak share    Ukiran Batu Berusia 2.700 Tahun Ditemukan di Mosul, Irak 29/10/2022 Associated Press Pahatan batu berusia 2.700 tahun terlihat di Mosul, Irak, Senin, 24 Oktober 2022. (Foto: AP)  Pahatan batu berusia 2.700 tahun terlihat di Mosul, Irak, Senin, 24 Oktober 2022. (Foto: AP) Teruskan       Lihat komentar  Print Para arkeolog di Irak pekan lalu menemukan ukiran batu berusia 2.700 tahun yang menampilkan adegan perang dan pepohonan dari era Kesultanan Assyria, kata salah seorang arkeolog hari Rabu (26/10). Ukiran pada lempengan marmer itu ditemukan oleh sekelompok arkeolog di Mosul, kota terbesar kedua di Irak, yang telah bekerja untuk memulihkan situs Gerbang Mashki kuno, yang dibuldoser para militan kelompok ISIS pada 2016. Fadhil Mohammed, kepala proyek restorasi, mengatakan timnya terkejut atas temuan mereka yang berupa “delapan mural dengan prasasti, gambar dekoratif dan

VOA – Para arkeolog di Irak pekan lalu menemukan ukiran batu berusia 2.700 tahun yang menampilkan adegan perang dan pepohonan dari era Kesultanan Assyria, kata salah seorang arkeolog hari Rabu (26/10).

Ukiran pada lempengan marmer itu ditemukan oleh sekelompok arkeolog di Mosul, kota terbesar kedua di Irak, yang telah bekerja untuk memulihkan situs Gerbang Mashki kuno, yang dibuldoser para militan kelompok ISIS pada 2016.

Fadhil Mohammed, kepala proyek restorasi, mengatakan timnya terkejut atas temuan mereka yang berupa “delapan mural dengan prasasti, gambar dekoratif dan tulisan.”

Gerbang Mashki adalah salah satu gerbang terbesar di niniwe, sebuah kota kuno Assyria di bagian daerah bersejarah Mesopotamia.

Ukiran yang ditemukan antara lain menunjukkan seorang prajurit yang bersiap melepaskan anak panah hingga pemandangan pohon-pohon palem.

“Tulisan (yang terukir) menunjukkan bahwa mural-mural ini dibangun atau dibuat pada masa pemerintahan Raja Sennacherib,” tambah Mohammed, yang merujuk pada Raja Kesultanan Neo-Assyria yang memerintah dari tahun 705 hingga 681 SM.

Kelompok teroris ISIS menguasai sebagian besar Irak dan Suriah pada tahun 2014 dan melakukan kampanye penghancuran situs arkeologi yang tak ternilai di kedua negara secara sistematis. Para ekstremis merusak museum dan menghancurkan situs arekologi utama dalam semangat mereka untuk menghapus sejarah.

Pasukan Irak yang didukung oleh koalisi internasional pimpinan AS membebaskan Mosul dari ISIS pada 2017. Para ekstremis kehilangan daerah kekuasaan terakhirnya dua tahun kemudian.

Wilayah Irak saat ini merupakan rumah bagi beberapa kota terawal yang dibangun di dunia. Ribuan situs arkeologi tersebar di seluruh negeri, tempat bangsa Sumeria, Babilonia dan Asyyria pernah hidup. [rd/ft]

Sumber: VOA

Share :

Baca Juga

Internasional

Mekkah Bersiap Sambut Jemaah Haji

Internasional

Jelang Penarikan Mundur Pasukan AS, Biden Undang Pemimpin Afghanistan

Internasional

Pembalasan Rusia: Tutup Konsulat dan Usir 60 Diplomat AS

Internasional

Khawatir Potensi Perang Berskala Besar, Indonesia Desak Semua Pihak untuk Menahan Diri

Internasional

Dewan Keamanan PBB Tanggapi Peluncuran Rudal Terbaru Korut

Internasional

Suhu Sydney 47C, Warga Diminta Tak Keluar Rumah

Internasional

Amerika Dorong China lebih Berperan Hadapi Terorisme Global

Internasional

Malaysia dan Singapura Keluhkan Asap Karhutla Indonesia, Ini Tanggapan Jokowi
error: Content is protected !!