Jakarta – Mega Bintang Sepak Bola Dunia, Cristiano Ronaldo kembali mengukir rekor dan memecahkan rekor dalam laga Kualifikasi Euro 2024 Grup J, melawan Liechtenstein, Jumat (24/3/2023) dini hari WIB.
Cristiano Ronaldo langsung membuat sang pelatih baru timnas Portugal, Roberto Martinez terpukau karena kontribusi dua golnya dalam laga.
Selain peforma gemilangnya, Roberto Martinez juga terpesona dengan pemecahan rekor dunia dan torehan gol ke-120 yang dilakukan Cristiano Ronaldo.
Debut Roberto Martinez sebagai pelatih Portugal seperti tak bisa lebih indah lagi dari apa yang terjadi dalam laga Portugal vs Liechtenstein di Estadio Jose Alvalade, Lisboa, Potugal.
Kesempatan pertama melatih Portugal, Roberto Martinez menyaksikan timnya meraih kemenangan telak, plus pemecahan rekor dunia oleh Cristiano Ronaldo.
Kemenangan Portugal dalam laga Grup J Kualifikasi Euro alias Piala Eropa 2024 dipastikan lewat gol-gol Joao Cancelo (8′), Bernardo Silva (47′), dan Cristiano Ronaldo (51′ pen., 63′).
CR7, julukan Cristiano Ronaldo yang sudah berusia 38 tahun menunjukkan kelayakannya untuk tetap berada di skuad Portugal racikan Roberto Martinez via torehan dwigol.
Hasil Portugal vs Liechtenstein 4-0 Kualifikasi Euro 2024, Cristiano Ronaldo Cetak Gol Roket Tendangan Bebas (Twitter/Tangkap Layar)© Disediakan oleh TribunManado.co.id Hasil Portugal vs Liechtenstein 4-0 Kualifikasi Euro 2024, Cristiano Ronaldo Cetak Gol Roket Tendangan Bebas (Twitter/Tangkap Layar)
Catatan rekor dunia berupa 197 penampilan di level timnas, menambah sempurna malam Ronaldo.
CR7, julukan Cristiano Ronaldo, kini berstatus sebagai pesepak bola dengan jumlah penampilan terbanyak di level timnas, melewati catatan pemain Kuwait, Bader Al-Mutawa (196 partai).
“Untuk berada di tim nasional, Anda harus berkomitmen. Ini adalah siklus baru.
Sangat penting bahwa pemain menunjukkan komitmen dan dia (Ronaldo) bisa menggunakan pengalamannya,” kata Roberto Martinez soal anak asuhnya.
Roberto Martinez yang mengisi pos yang ditinggalkan Fernando Santos usai Piala Dunia 2022 berupaya memulai sebuah era baru di timnas Portugal.
Bek sayap Portugal, Joao Cancelo, mengakui bahwa kinerja Martinez mulai terlihat dalam laga melawan Liechtenstein.
Menurut Joao Cancelo, di era Martinez, tim beralias Selecao das Quinas bermain dengan intensitas tinggi.
Memakai laga melawan Liechtenstein sebagai acuan, Ronaldo sejauh ini dirasa bisa mengikuti filosofi sepak bola yang diinginkan Martinez.
Roberto Martinez yang sebelumnya membesut Belgia di Piala Dunia 2022, menyorot dua elemen krusial yang bisa dibawa Ronaldo untuk tim.
“Cristiano mempunyai itu, segudang pengalaman dan banyak komitmen untuk tim nasional,” tutur Roberto Martinez dikutip dari situs UEFA.
Kontribusi Ronaldo juga berjasa menjaga rekor sempurna Roberto Martinez di kualifikasi Euro.
Selama membesut sebuah tim di ajang kualifikasi Piala Eropa, Martinez tak pernah kehilangan angka.
Dalam 11 laga, Martinez selalu melihat anak asuhnya memenangkan pertandingan.
Baca juga: Hasil Portugal vs Liechtenstein 4-0 Kualifikasi Euro 2024, Ronaldo Cetak Gol Roket Tendangan Bebas
Ulasan pertandingan Portugal vs Liechtenstein
Hasil pertandingan kualifikasi Euro 2024 antara Portugal vs Liechtenstein pada Jumat (24/3/2023), berakhir dengan kemenangan Cristiano Ronaldo cs dengan skor 4-0.
Laga Portugal vs Liechtenstein dihelat di Stadion Jos Alvalade, Lisboa, Portugal.
Pertandingan Portugal vs Liechtenstein adalah laga ke-1 dari 10 match yang dijadwalkan untuk Portugal di Grup J kualifikasi Euro 2024.
Selecao das Quinas, julukan Portugal, menang telak 4-0 atas Liechtenstein.
Gol-gol Portugal dicetak Joao Cancelo pada menit ke-8, Bernardo Silva ke-47 dan Cristiano Ronaldo mencetak brace alias dua gol pada menit ke-51 dan ke-63.
Satu dari dua gol Cristiano Ronaldo tercipta dari eksekusi tendangan bebas.
CR7, julukan Cristiano Ronaldo meluncurkan tendangan roket ke arah tiang jauh (posisi freekick) yang tak mampu dihalau dengan baik oleh kiper Liechtenstein, Benjamin Buchel.
Dengan hasil ini, Portugal berada di puncak klasemen Grup J kualifikasi Euro 2024.
Unggul selisih gol dari Boznia dan Herzegovina yang berada di peringkat kedua klasemen sementara Grup J.
Pada pertandingan ini, Portugal lebih banyak keunggulan secara statistik.
Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan melakukan tembakan sebanyak 35 kali dengan tembakan ke arah gawang 11 kali.
Lebih mencoloknya lagi dalam statistik penguasaan bola yang berbanding jauh, yakni 83 persen – 17 persen, keunggulan bagi Portugal.
Portugal mendapatkan tendangan sudut sebanyak 12 kali.
Dalam pertandingan ini, semua pemain kedua tim tidak mendapatkan satu kuning dan kartu merah dari wasit.
Susunan pemain Portugal vs Liechtenstein:
Portugal (5-3-2): Rui Patricio; Joao Cancelo, Danilo Pereira, Ruben Dias, Gonalo Inacio, Raphael Guerreiro; Bruno Fernandes, Joao Palhinha, Bernardo Silva; Cristiano Ronaldo, Joo Felix.
Cadangan: Antonio Silva, Rafael Leao, Otavio, Nuno Mendes, Diogo Jota, Diogo Dalot, Jose Sa, Ruben Neves, Goncalo Ramos, Vitinha, Celton Biai, Joao Mario.
Pelatih: Roberto Martinez
Liechtenstein (5-3-2): Benjamin Buchel; Sandro Wolfinger, Andreas Malin, Lars Traber, Jens Hofer, Livio Meier; Noah Frommelt, Sandro Wieser, Nicolas Hasler; Philipp Gassner, Aron Sele.
Cadangan: Martin Marxer, Seyhan Yildiz, Justin Ospelt, Marco Wolfinger, Jakob Lorenz, Ridvan Kardesoglu, Simon Luchinger, Andrin Netzer, Lorenzo Lo Russo, Fabio Wolfinger, Niklas Beck, Noah Frick.
Pelatih: R Pauritsch







