Home / TNI

Kamis, 6 April 2023 - 11:58 WIB

Panglima TNI: Bisa Saja Saya Menyerang KKB Secara Militer

 Panglima TNI: Bisa Saja Saya Menyerang KKB Secara Militer

Panglima TNI: Bisa Saja Saya Menyerang KKB Secara Militer

JAKARTA – Pilot Susi Air Kapten Philip Mark Mehrtens masih disandera Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Panglima TNI Laksamana Yudo Margono mengaku optimistis Philip bisa dibebaskan dengan selamat dari tangan pimpinan Egianus Kogoya.

“Insyaallah optimis. Ya, optimis,” ujar Yudo di Aula Gatot Subroto Mabes TNI Cilangkap, Jakarta, Rabu.

Yudo optimistis Philip selamat apabila pembebasan dilakukan dengan cara persuasif.

Menurut dia, jika penyelamatan dilakukan dengan cara militer, maka KKB tidak segan untuk menembak pilot tersebut.

“Apabila saya bebaskan dengan cara militer, saya sudah monitor dari pembicaraan, ‘nanti kalau ketemu TNI bunuh saja, tembak saja, nanti biar TNI yang dituduh membunuh pilot ini’,” katanya.

Dia menjelaskan pembebasan dengan cara operasi militer juga mengancam keselamatan masyarakat.

Baca juga  Propaganda KKB dalam Berbagai Aksi Teror di Papua

Karena itu, Yudo tidak menginginkan hal tersebut terjadi.

“Kalau saya menggunakan operasi militer juga bisa, menyerang secara militer. Saya punya alat, punya prajurit yang profesional untuk itu, tetapi nanti siapa korbannya? Masyarakat pasti,” ujarnya.

Karena itu, Yudo akan mengedepankan cara-cara persuasif dalam menyelamatkan pilot Susi Air, yaitu dengan menjalin komunikasi dengan tokoh agama dan masyarakat, serta pemerintah setempat.

Dia mengungkapkan bahwa tokoh masyarakat dan Pj Bupati Nduga Namia Gwijangge meminta TNI bersabar dan tidak melancarkan operasi militer.

“Ini berdasarkan tokoh masyarakat maupun dari (Pj.) Bupati Nduga yang selalu mengerem saya, meminta saya untuk sabar. Karena nanti dampaknya akan lebih besar lagi, kerugiannya akan lebih berdampak besar untuk masyarakat kita,” katanya.

Selain itu, Yudo menyebut tidak ada target waktu untuk menyelamatkan pilot Susi Air. Hal itu menurut dia, karena penyanderaan tersebut berbeda dengan kasus lain sehingga upaya penyelamatan tidak bisa dilakukan secara tergesa-gesa.

Baca juga  Kawal Pembagian Bansos, Babinsa Sengah Temila Minta Warga Gunakan Dana dengan Tepat

“Enggak ada target harus berapa hari. Kami targetnya adalah mereka (pilot Susi Air) bisa dilepaskan dengan selamat dan tidak ada masyarakat yang terdampak menjadi korban,” ujarnya.

Sebelumnya, pada Selasa (7/2), Philip disandera KKB setelah mendaratkan pesawat jenis Pilatus Porter di lapangan terbang Paro, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan.

Selain menyandera Philip, KKB juga membakar pesawat milik maskapai Susi Air tersebut. (antara/jpnn)

Sumber: JPNN

Share :

Baca Juga

TNI

Tingkatkan Kualitas Kesehatan, Satgas Yonif 645/Gty Bantu Berikan Imunisasi Sambas,

TNI

 Babinsa Bersama Aparatur Desa, Bentuk Posko PPKM Skala Mikro Tingkat Desa dan RT

TNI

Kodam XII/Tpr Tidak Pernah Menerima Hibah Tanah di Desa Peniti Dalam II Kubu Raya

TNI

Jelang Natal dan Tahun Baru, Pangdam XII/TPR dan Forkopimda Ikuti Rakor Lintas Sektoral

TNI

Kasdam XII/Tpr Lantik dan Sumpah 322 Bintara Remaja Abit Dikmaba TNI AD

TNI

Kadispenad Tutup Pendidikan Public Relations Bersama MNC Group

TNI

Kasdim 1210/Ldk Hadiri Acara Pengukuhan Perpanjangan Masa Jabatan Kepala Desa

TNI

Anggota Zidam Terus Kerjasama Untuk Demprot Disinfekta Anggota Zidam Terus Kerjasama Untuk Demprot Disinfektan 
error: Content is protected !!