Home / Olahraga

Rabu, 3 Mei 2023 - 08:47 WIB

Pelatih Myanmar U-22: Level Kami Berbeda Jauh Dengan Indonesia

Michael Feichtenbeiner

Michael Feichtenbeiner

JAKARTA. LANDAKNEWS.ID – Pelatih Myanmar U-22 Michael Feichtenbeiner mengakui level tim besutannya tertinggal jauh dibandingkan timnas Indonesia U-22 yang akan menjadi lawan mereka pada matchday kedua Grup A SEA Games 2023, Kamis (4/5), di Stadion Phnom Penh.

Pernyataan Feichtenbeiner itu berdasarkan daftar pemain yang dibawa Indonesia pada SEA Games kali ini. Skuad asuhan Indra Sjafri itu memiliki materi pemain berpengalaman, karena sering tampil di Liga 1. Mereka pun memperkuat sejumlah klub besar.

Hal itu berbeda dibandingkan skuad Myanmar. Mereka jarang mendapatkan kesempatan bermain di skuad utama di klub masing-masing. Selain itu, kompetisi terhenti selama sekitar dua tahun akibat COVID-19 dan politik di negara tersebut.

“Jika saya lihat daftar [pemain] dari Indonesia, mereka bermain untuk Persija [Jakarta, Makassar, dan klub besar lainnya. Mereka juga bermain sebanyak 20 hingga 22 pertandingan. Itu merupakan level yang berbeda buat kami,” tutur Feichtenbeiner dalam keterangannya kepada wartawan yang turut dihadiri jurnalis GOAL Indonesia Alvino Hanafi.

Baca juga  BERITA FOTO: Paris Saint Germain: wajah-wajah kekecewaan

“Di sini (SEA Games), Indonesia merupakan tim yang sangat kuat. Sedangkan tim kami, menjadi tim paling muda, karena cuma punya pemain [kelahiran] 2004 dan 2005, mereka semua bermain di [liga] Myanmar. Tapi mereka tidak mendapatkan kesempatan tampil reguler di tim utama.”

“Dalam beberapa tahun terakhir, di Myanmar tidak mudah buat pemain, karena ada COVID-19, dan lainnya. Liga juga terhenti selama dua tahun, jadi ini bukan sebuah keuntungan. Sekarang kami berusaha untuk terus berkembang, dan mendapatkan pengalaman buat pemain.”

Feichtenbeiner juga tidak asing dengan persepakbolaan Indonesia, karena pernah menangani dua klub di era Liga Prima Indonesia. Menurut Feichtenbeiner, Indonesia mempunyai potensi untuk berbicara banyak tidak hanya di kawasan ASEAN, tapi juga Asia.

Baca juga  JK Dukung Timnas Israel ke Indonesia: Buka Dialog Demi Palestina

“Pengalaman saya di Indonesia, pertama saya di Makassar selama hampir dua bulan. Lalu Arifin Panigoro meminta saya untuk menangani tim Medan,” papar Feichtenbeiner.

“Kemudian setelah saya merasa mendapatkan pengalaman lebih di Malaysia, dan tiga tahun terakhir di Selangor, Indonesia merupakan kekuatan besar di ASEAN, punya banyak fans, mereka punya banyak pemain potensial. Mereka hanya membutuhkan struktur dan akademi yang bagus.”

“Jika melakukannya dengan baik, menurut saya, Indonesia hanya menunggu waktu untuk melangkah lebih jauh di kawasan Asia. Mereka punya banyak pemain dibandingkan dengan negara lain, punya populasi penduduk lebih besar, dan mencintai sepakbola.”

Sumber: GOAL Indonesia 

Share :

Baca Juga

Olahraga

Jaga Jarak Fisik Warnai Upacara Pembukaan Olimpiade

Olahraga

Manchester City Kalahkan Paris St Germain

Olahraga

Belgia vs Italia: Lukaku Mimpi Buruk Buat Donnarumma

Olahraga

Klasemen EURO 2024: Italia Menemani Spanyol ke 16 Besar, Kroasia Harap-harap Cemas

Olahraga

HUT ke-18 Gerindra, Yuliansyah Lepas Lomba Sampan Bidar Se-Kalimantan Barat di Sungai Landak

Olahraga

Respons Pelatih Vietnam soal Rencana Timnas Indonesia Pakai Skuad Lapis Kedua di ASEAN Cup 2024

Olahraga

Piala Asia 2023 – Vietnam Jemawa, Kans Lolos Fase Grup Kangkangi Timnas Indonesia

Olahraga

Perolehan Klasmen Sementara Porprov XIII Tahun 2022
error: Content is protected !!