Home / Internasional

Senin, 6 November 2023 - 07:30 WIB

PM Singapura Siap Mengundurkan Diri, Ada Apa?

JAKARTA – Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong mengumumkan bahwa dia akan menyerahkan kepemimpinan Partai Aksi Rakyat (PAP) yang berkuasa sebelum pemilihan umum tahun 2025. Lee  mengatakan, dia akan menyerahkan kendali kepada Wakil Perdana Menteri Lawrence Wong segera setelah peringatan 70 tahun PAP pada November 2024.

Berbicara kepada anggota PAP, Lee mengatakan Wong telah membuktikan dirinya sebagai kepala gugus tugas Covid-19 selama pandemi. Lee menambahkan, tidak ada alasan untuk menunda transisi politik.

“Oleh karena itu, saya bermaksud menyerahkan kepada Lawrence sebelum pemilihan umum berikutnya. Setelah itu, saya akan membantu PM baru.  Saya akan pergi ke mana pun menurutnya saya bisa berguna.  Saya akan melakukan yang terbaik untuk membantu dia dan timnya berjuang dan memenangkan pemilu berikutnya,” ujar Lee, dilansir Aljazirah, Ahad (5/11/2023).

Baca juga  Berusaha Kabur, Pengedar Sabu di Landak Berhasil Ditangkap Polisi

Wong adalah mantan menteri keuangan dan pembangunan nasional. Popularitasnya melonjak  saat ia mengawasi respons Covid-19 di Singapura, yang merupakan salah satu negara dengan tingkat penyakit dan kematian terendah di dunia pada masa-masa awal pandemi.

Kepemimpinan Wong di PAP akan memastikan ia menjadi pemimpin keempat di Singapura. Kontrol ketat terhadap aktivisme politik dan persekongkolan luas telah membantu partai tersebut mengamankan kekuasaan yang terputus selama lebih dari 60 tahun.

Pada pemilu 2020, PAP memenangkan 83 dari 93 kursi di parlemen meskipun oposisi mempunyai kinerja paling sukses dalam sejarah negara tersebut. Wong akan menjadi pemimpin Singapura kedua yang bukan berasal dari keluarga Lee setelah Goh Chok Tong, yang memerintah antara tahun 1990 dan 2004.

Baca juga  Serentak Se Indonesia Gelar Pencanangan PIN 2024: Kabupaten Landak Sasaran Diberikan Kepada 59.212  Anak

Lee Kuan Yew, ayah Lee Hsien Loong, adalah bapak pendiri Singapura dan perdana menteri pertama. Singapura diguncang oleh pergolakan politik yang jarang terjadi awal tahun ini, ketika tiga anggota partai berkuasa mengundurkan diri karena tuduhan korupsi dan perselingkuhan.

Sumber: Republika

Share :

Baca Juga

Internasional

Trump Didakwa: Mantan Presiden AS Pertama yang Dijerat Kasus Kriminal

Internasional

Gempa 7,9 SR Guncang Alaska, Washington Terancam Tsunami

Internasional

Pakar: Vaksin Masih Efektif Lawan COVID-19 Parah

Internasional

AS akan Ambil Tindakan terhadap Saudi pasca Pemangkasan Produksi Minyak

Internasional

Segini Modal Asing yang Keluar dari RI Setelah Trump Menang Pilpres AS

Internasional

Pertemuan Thailand dan Junta Myanmar Bikin Gempar ASEAN

Internasional

Indonesia Godok Peraturan Pemerintah untuk Fasilitasi Diaspora Eks-WNI di Luar Negeri

Internasional

Indonesia Sampaikan Keinginan Bergabung dengan BRICS, Apa Manfaatnya?
error: Content is protected !!