Home / Internasional

Selasa, 5 Maret 2024 - 09:38 WIB

Diperkaos di India

KADANG  kita ingin merasakan hidup di alam bebas. Camping, hiking, traveling, jogging, tidur di hutan, pinggir pantai, jelajah dunia. Hidup terasa indah.

Hal ini juga diinginkan pasangan suami istri asal Spanyol, Fernanda dan Vicente. Bosan hidup di kota gitu-gitu saja. Keduanya sepakat memutuskan keliling dunia gunakan sepeda motor. Dunia seperti milik berdua jadinya.

Dimulai dari Barcelona, sejoli ini pun tancap gas. Satu demi satu negara dilewarinya. Sudah 66 negara mereka jejaki. Saat di India setelah keluar dari Sri Langka, bukan keindahan dan kedamaian mereka dapatkan melainkan kebiadaban.

Sungguh malang saat camping di distrik Dumka, negara bagian Jharkhand India. Sebuah daerah terpencil yang menawarkan keindahan alam.  Di pelosok India ini keduanya mengalami mimpi buruk. Tengah malam, tenda mereka didatangi tujuh orang tak dikenal. Fernanda diperkaos (rudapaksa) (sengaja tak ditulis diperko*a, takut dihapus) di hadapan suaminya sendiri. Dalam kondisi capek habis menempuh perjalanan jauh, tubuh Fernanda digilir tujuh pria kekar. Saya tak bisa bayangkan betapa menderitanya Fernanda, baik fisik dan psikisnya. Sendiri saja sudah menderita, ini sampai tujuh orang. Benar-benar biadab.

Suaminya dianiaya, penuh dengan lebam biru. Ia tak bisa menolong istri karena dibekap. Usai melancarkan aksi biadab itu, tujuh pelaku kabur. Ada sejumlah barang milik pasangan vlogger itu dicuri. Tak ada warga menolong, karena jauh dari pemukiman. Vicente penuh dengan darah. Istrinya terbaring lemas di tenda yang sudah berantakan. Ia merintih sambil menahan sakitnya diperkaos. Suaminya berusaha menenangkan dan mencoba mengumpulkan sisa tenaga. Malam itu, malam jahanam buat pasangan ini.

Baca juga  Sabhara Polsek Menyuke Sosialisasi Protokol Kesehatan Covid-19 Kepada Warga

Untungnya motor tidak dicuri. Keduanya mencoba mencari bantuan dengan kondisi penuh luka dan trauma. Setengah jam mereka ketemu kantor polisi dan menceritakan kejadian horor itu. Polisi langsung bergerak. Sejauh ini, empat dari tujuh pelaku sudah ditangkap. Tiganya masih diburu.

Lagi-lagi India. Tak hanya terkenal Kuch kuch Hotahe nye, juga terkenal dalam kejahatan kelamin. Banyak turis cewek jadi korban pelecehan maupun perkaosan. Wajar apabila negeri kekuasaan Narendra Modi ini menempati posisi nomor dua kejahatan pemerkosaan di dunia. Nomor satu Afrikaka Selatan, nomor tiga tetangganya India yakni Bangladesh dan Pakistan nomor empat.

Data World Population Review tahun 2020 kasus perkosaan mencapai 66.196 kasus. India 22.172 kasus, Bangladesh 11.682 kasus, dan Pakistan  3.832 kasus. Mungkin di negara ini lihat yang bohai sikit yang mata keranjang, antenanya langsung tegak. Bahkan, kambing kalau dibedakin oun disosornya juga. Otaknya pada ngeres semua.

Baca juga  Amerika Dorong China lebih Berperan Hadapi Terorisme Global

Baru kemarin saya mengulas kehebohan pernikahan anak sultan asal India Mukesh Ambani yang menghabiskan dana dua triliun. Rihanna dibayar sampai 100 miliar. Pada saat Rihanna menghibur para tamu jetset, pada malam itulah di bagian timur India, Fernanda diperkaos.

Kenapa kasus perkosaan tinggi di sana? Bukan kah negara itu sangat religius? Apakah ada hubungan antara pakaian yang tertutup dan terbuka bagi wanita? Kalau membahas ini pasti panjang. Kita masih beruntung, kasus macam itu jarang terjadi. Yang marak kasus narkoba, korupsi, judi, dan pornografi. Ada memang kasus rudapaksa, masih relatif kecil. Semoga para wanita kita bisa menjaga diri dari mata pria otak ngacengan. Para pria juga bisa menahan diri dari birahi tak terkendali. Jangan pula kambing tetangga dibalap juga, ini sih sudah rusak.

Semoga kita terhindar dari segala kejahatan model apa pun.

#camanewak

Rosadi Jamani
Ketua Satupena Kalimantan Barat

 

Share :

Baca Juga

Internasional

Tragedi Halloween di Seoul, 2 WNI Jadi Korban Luka

Internasional

Setelah China, Kini Giliran Jepang Khawatirkan Penyusutan Populasinya

Internasional

Putri Sumut Jadi Duta Pariwisata di AS

Internasional

Internasional

Indonesia Godok Peraturan Pemerintah untuk Fasilitasi Diaspora Eks-WNI di Luar Negeri

Internasional

Pesawat Jatuh ke Laut Yunani, Satu Warga Indonesia Tewas

Internasional

Bertemu Xi, Biden Tegaskan Kebijakan ‘Satu China’ AS

Internasional

Puluhan Ribu Orang di Seluruh Dunia Protes Vaksin COVID-19, Lockdown
error: Content is protected !!