Home / Kalbar

Jumat, 26 September 2025 - 10:42 WIB

Wagub Kalbar Buka Festival Budaya Paradje’ Pesaka Negeri XVII di Sanggau

SANGGAU, Landak News – Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, S.IP., M.Si., secara resmi membuka Festival Budaya Paradje’ Pesaka Negeri XVII Tahun 2025 di Halaman Keraton Surya Negara Sanggau, Rabu (24/9/2025). Festival tahun ini mengusung tema “Melayu Beradat, Sanggau Bertuah”.

Dalam sambutannya, Krisantus menegaskan Festival Paradje’ bukan hanya perayaan budaya, melainkan juga ruang edukasi dan refleksi agar masyarakat semakin menyadari pentingnya melestarikan warisan budaya. “Kami ingin memastikan kekayaan budaya Melayu tetap hidup dan diwariskan kepada generasi mendatang,” ujarnya.

Festival Paradje’ yang telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTb) oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI sejak 2018 ini menampilkan berbagai kegiatan. Mulai dari ritual adat istana, perlombaan seni dan budaya, olahraga tradisional, hiburan rakyat, hingga pasar rakyat.

Baca juga  Hadiri Peringatan Hari Bersih Indonesia Ke-4 Tahun 2023, staf Ahli Bupati Mengapresiasi Kegiatan Komunitas Pasar Murah Adopsi Pohon

Lebih lanjut, Wagub berharap Kalimantan Barat dengan keberagaman 24 suku yang dimiliki dapat mengembangkan festival budaya multi-etnis berskala lebih besar. “Perbedaan jangan dijadikan pertentangan, tetapi sebagai kekuatan untuk persatuan dan kemajuan bangsa melalui adat istiadat budaya yang santun,” tegasnya.

.

Di tempat tersebut, Bupati sanggau Yohanes Ontot pada sambutannya berharap melalui Festival Budaya Paradje’ dapat melestarikan, mempromosikan, dan memperkenalkan kekayaan budaya Melayu kepada masyarakat, terutama generasi muda, meningkatkan rasa bangga terhadap warisan budaya dan tradisi Melayu di kalangan masyarakat Sanggau, menarik perhatian wisatawan baik lokal maupun mancanegara, serta menjadi daya tarik wisata yang berkelanjutan untuk meningkatkan ekonomi daerah melalui sektor pariwisata.

Baca juga  DAD Bonti Sanggau Resmi Dikukuhkan

“Selain itu juga memperkuat persatuan dan kerukunan antar kelompok etnis di Kabupaten Sanggau, yang memiliki masyarakat multi-etnis, termasuk suku Dayak dan Melayu,” harapnya.

Ia juga menambahkan bahwa festival ini memiliki manfaat penting untuk mendorong generasi muda agar bertindak positif dan berakar pada kekuatan budaya sendiri.

“Dengan demikian, generasi muda kita dapat terhindar dari pengaruh negatif yang sering kali menyertai kebebasan informasi di era digital ini,” ujarnya. (R)

Share :

Baca Juga

Kalbar

Gubernur Ria Norsan Dorong Pelestarian Nilai Budaya Lewat Anugerah Kebudayaan 2025

Kalbar

Kalbar Maksimalkan Produksi Bawang Merah

Kalbar

Selamat, Stand Pameran Pemkab Landak Raih  Juara 1 Dalam Kegiatan Pesparawi di Ketapang

Kalbar

Karolin Komitmen Perjuangkan Hak dan Nasib Penyandang Disabilitas

Kalbar

Sergap 2 Bandar Sabu Internasional, TKP di Ngabang

Kalbar

Kaum Buruh Di kalbar Rapatkan Barisan dukung Karolin-Gidot

Kalbar

UPDATE Peringatan Dini Cuaca Kalimantan Barat

Kalbar

Ribuan Masyarakat Pontianak Hadiri Deklarasi DAG Karolin-Gidot
error: Content is protected !!