NGABANG, Landak News – Komando Distrik Militer (Kodim) 1210/Landak menunjukkan dukungan penuh terhadap program ketahanan pangan nasional melalui kehadiran Kasdim Mayor Inf Mino yang mewakili Dandim 1210/Landak dalam kegiatan Panen Jagung Serentak Kwartal III Polres Landak secara virtual.
Acara berlangsung pada Sabtu (27/9/2025) di Afdeling IV PTPN IV Regional V Ngabang, Desa Amboyo Inti, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak.
Kegiatan panen serentak ini digelar secara nasional dan terhubung secara virtual dengan jajaran kepolisian serta pemerintah pusat.
Dari Kabupaten Landak, acara turut dihadiri oleh Bupati Landak yang diwakili Asisten III Bidang Administrasi, Ir. Teresia Limawardani, M.Si, Anggota DPRD Roni, ST, Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., Wakapolres Kompol Saepul Bahri, SH, perwakilan Kejaksaan Negeri Landak, manajemen PTPN V Ngabang, kelompok tani binaan Polres, hingga tokoh masyarakat.
Kasdim 1210/Landak Mayor Inf Mino menegaskan, kehadiran TNI dalam kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat dalam menjaga stabilitas, termasuk di sektor ekonomi.
“TNI bersama Polri tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga ikut mendukung upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan,” ungkapnya.
Rangkaian acara dimulai dengan doa, penayangan selayang pandang sektor jagung, laporan Kapolda Sumatera Selatan, hingga sambutan dari Ketua Komisi IV DPR RI dan Kapolri. Dalam momentum tersebut, juga dilakukan penyerahan bantuan sosial dan alat mesin pertanian (alsintan) pipil jagung untuk kelompok tani.
Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hardiyanti Suharto, dalam sambutannya menekankan pentingnya percepatan swasembada pangan.
Sementara Kapolri menegaskan komitmen Polri untuk mendampingi petani, memotong rantai tengkulak, dan menjaga stabilitas harga pangan.
Di Kabupaten Landak, kegiatan panen raya melibatkan kelompok tani Rajawali binaan Polres.
Kehadiran perwakilan Dandim 1210/Landak bersama unsur forkopimda menjadi simbol sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung swasembada pangan nasional.
Kegiatan panen jagung serentak virtual ini berakhir pada pukul 13.30 WIB dengan suasana kebersamaan. Kehadiran TNI melalui Kasdim menegaskan bahwa ketahanan pangan adalah bagian dari pertahanan negara yang harus dijaga bersama. (1210/Ldk).







